Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Gara-gara XL, Nelayan Ampenan Ketemu Jokowi

APLIKASI: Bahrim (tengah), dan Saiful Bahri (kanan), dua nelayan dari Pondok Perasi Ampenan yang telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo, menunjukkan aplikasi mFish kepada sejumlah wartawan di Deliciou Cafe, Sabtu (8/8).

MATARAM – Senang, bahagia dan bangga, itulah yang terpancar dari Bahrim dan Saiful Bahri. Kedua nelayan asal Pondok Perasi, Ampenan ini masih mengingat dengan jelas saat bertemu, berbincang dan berjabat tangan langsung Presiden Jokowi. Mereka mempraktekkan penggunaan aplikasi XL, yaitu aplikasi digital mFish pada ajang Dari Indonesia untuk Dunia Exhibition yang diadakan di Tangerang, Selasa (4/8) lalu.

a�?Gara-gara XL, kami bisa ke ibukota dan bertemu bapak Presiden Jokowi,a�? ungkap Bahrim dan Saiful Bahri pada sejumlah awak media dan XL di Deliciou Cafe, Sabtu (8/8).

Bahrim menuturkan, dalam pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo, ia mendemonstrasikan penggunaan mFish secara langsung. Termasuk menceritakan pengalamannya dan nelayan lain setelah menggunakan mFish untuk mencari ikan di tengah laut.

a�?Bapak presiden, dan menteri menanyakan bagaimana dampak penggunaan aplikasi ini,a�? ujarnya.

Ia menuturkan, semenjak menggunakan aplikasi mFish, nelayan bisa mendapatakan berbagai informasi untuk bekal melaut. Antara lain arah dan kecepatan angin, tinggi gelombang, kondisi cuaca secara umum, lokasi keberadaan plankton, juga penunjuk arah pulang usai melaut.

a�?Sebelumnya kami melaut tanpa arah tujuan hanya mengandalkan insting. Kini dengan mFish nelayan tahu harus kemana. Bahkan nelayan yang belum punya mFish mengikuti kami saat melaut,a�? ungkapnya.

Nelayan lain, Saiful Bahri menambahkan, semenjak menggunakan mFish ini memberikan dampak terhadap pendapatan mereka. Sebelumnya hasil tangkap nelayan tanpa mFish hanya berkisar 500 hingga 600 ekor ikan tongkol, setelah menggunakan mFish hasil tangkapan bisa mencapai ribuan ekor ikan tongkol.

a�?Karena kita tahu lokasi plankton paling banyak di mana yang merupakan makanan dari ikan-ikan tongkol ini,a�? jelasnya.

Presiden Direktur XL Dian Siswarini menambahkan, untuk hal ini, XL tidak selalu mendasarkan pada hitungan bisnis. Yang terpenting lebih dulu adalah bagaimana bisa menangkap kebutuhan masyarakat dan mampu menghadirkan aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan.

a�?MasyarakatA� sudah bisa menyadari betapa besar manfaat dari layanan digital, maka dengan sendirinya permintaan atas layanan digital akan datang dan terus tumbuh,a�? katanya.

PT XL Axiata Tbk (XL), lanjutnya, selaluA� berkomitmen untuk mendukung program Desa Broadband Terpadu untuk mendorong percepatan pembangunan. XL telah menyiapkan perluasan implementasi aplikasi mFish untuk nelayan ke berbagai daerah, agar manfaat yang telah dirasakanA� Saiful Bahri dan Bahrim juga bisa dirasakan oleh lebih dari 23 ribu nelayan lainnya di seluruh Indonesia.

a�?Target XL kedepan akan ada 23 ribu nelayan menikmati aplikasi ini,a�? pungkasnya. (ewi/r4)

Berita Lainnya

ILBB-Ancora Foundation Bantu Korban Gempa Lombok

Redaksi Lombok Post

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Soft Opening Jannah Tour and Travel Meriah

Redaksi LombokPost

Masyarakat Didorong Gunakan Produk Lokal

Redaksi LombokPost

FWD Life Resmi Hadir di Lombok

Redaksi Lombok Post

Golden Palace Hotel Dikunjungi Wakil Duta Besar Australia

Redaksi Lombok Post

BI Sosialisasi Kartu GPN di Kota Bima

Redaksi Lombok Post

Distribusi Kartu Berlogo GPN Dekati Target

Redaksi LombokPost

Avian Brands Peduli Bangun Kembali Lombok

Redaksi Lombok Post