Lombok Post
Selong

Polres Lotim Ingin Menjadi Polres Kota (Polresta)

AKBP Heri Prihanto

SELONG – Polres Lombok Timur (Lotim) tengah berupaya menaikkan levelnya menjadi Polres Kota (Polresta). Dengan perubahan status itu, pelayanan masyarakat dan pengawasan wilayah dipastikan bisa lebih maksimal karena penambahan personil.

a�?Kalau berhasil, yang mimpin bukan AKBP lagi, tapi kombespol,a�? kata Kapolres Lotim, AKBP Heri Prihanto, kemarin(10/8).

Dia yang tengah berada di Jakarta melalui sambungan telpon mengatakan sedang berupaya untuk menyampaikan hal ini pada pusat. Melihat kondisi Lotim saat ini, Heri berpendapat sangat wajar polres naik kelas menjadi polresta. Luas wilayah menjadi alasanA� diperlukan peningkatan status itu.

Gumi Selaparang memang membentang luas dari selatan hingga utara memakan sepertiga wilayah Lombok. Belum lagi jumlah penduduk yang sudah mencapai 1,3 juta jiwa. Jumlah ini hampir menyamai jumlah penduduk pulau Sumbawa secara keseluruhan.

a�?a��Yang kita urus itu sama dengan yang diurus tiga sampai empat polres di Sumbawa,a�? katanya memberi perbandingan.

Hal lain yang perlu diperhatikan ialah intensitas kasus yang ada di daerah. Beragam kasus kriminal dan persoalan masyarakat yang tinggi menjadi alasan diperlukannya penambahan status itu.

Saat ini Lotim memiliki 907 polisi.A� Dengan jumlah penduduk yang ada satu petugas harus melayanii 1.400 warga. Padahal idealnya perbandingan polisi dan penduduk adalah 1:500.

a�?a��Kalau sudah naik kelas angkanya bisa mendekati itu,a�? katanya.

Langkah lain yang dilakukan untuk memuluskan upaya ini dengan penambahan polsek. Saat ini sudah disetujui penambahan tiga polsek baru. Yakni di Sakra Timur, Suralaga, dan Wanasaba. Sehingga total ada 21 polsek di seluruh Lombok Timur.

Di tempat terpisah, Ketua DPRD Lotim H Khairul Rizal mengatakan 10 fraksi di DPRD Lotim telah bersepakat mendukung hal tersebut. Sebagai salah satu syarat peningkatan kelas dewan katanya sudah memberikan persetujuan.

a�?a��Dalam waktu dekat kita akan kasi rekomendasi resmi,a�? katanya.

Ia berharap dengan naiknya level itu, situasi kemanan di Gumi Selaparang bisa lebih terjaga. Pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan diharap juga ikut membaik. Dengan demikian, otomatis pembangunan di Lotim bisa lebih cepat akselerasinya.

a�?a��Semoga saja upaya ini berhasil,a�? harapnya. (yuk/r14)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost