Lombok Post
Headline Sumbawa

Kyai Zul Sampaikan Progress Report Terakhir

Drs H Mala Rahman
penghargaan di dampingin istri

TALIWANG a�� Dr KH Zulkifli Muhadli SH,MM, Drs H Mala Rahman dan Dr Ir W Musyafirin MM mendapat penghargaan khusus dari masyarakat dan pemerintah KSB saat gelaran Progress Report bupati dan wakil bupati KSB, kemarin (10/8).

Baik Kyai Zul dan Mala Rahman dipastikan akan mengakhiri masa jabatannya sebagai bupati dan wakil bupati KSB dua periode pada 13 Agustus. Sementara Sekda KSB Dr Ir W Musyafirin MM mundur dari jabatan yang sudah diembannya sejak tahun 2011 lalu karena akan maju sebagai calon bupati KSB periode 2015-2020. Musyafirin bahkan akan bersaing dengan mantan atasannya, Drs H Mala Rahman. Mala Rahman pun dipastikan juga maju sebagai calon bupati.

Penghargaan dan pemberian cinderamata untuk Kyai Zul dan Mala Rahman diberikan langsung Ketua DPRD KSB M Nasir ST didampingi dua unsur pimpinan DPRD, Fud Syaifuddin ST dan Iwan Panjidinata SE. Sementara cinderamata untuk Musyafirin diberikan Plt Sekda KSB, Abdul Azis. Penghargaan tersebut sebagai bentuk ucapan terimakasih masyarakat dan pemerintah KSB kepada ketiganya yang sudah berdedikasi membangun KSB selama ini.

Selain pemberian penghargaan, Kyai Zul juga menyampaikan sejumlah hal penting yang sudah dicapainya selama 10 tahun memimpin KSB. Disemua bidang, KSB mengalami kemajuan cukup signifikan. Mulai dari kesehatan, pendidikan, pembangunan, pemberdayaan kepada masyarakat, sektor pertanian, peternakan maupun beberapa sektor lain. a�?a��Mungkin tidak bisa saya sampaikan satu persatu. Tapi yang jelas sudah banyak dilakukan dalam 10 tahun terakhir. Ini akan menjadi pondasi kuat untuk pembangunan KSB selanjutnya,a��a�� jelas Dr KH Zulkifli Muhadli SH,MM saat membacakan sambutan resminya, kemarin (10/8).

Selama 10 tahun sejumlah hal penting sudah dilakukan dirinya. Diantaranya, pemda KSB berhasil memperluas areal pertanian di KSB melalui program cetak sawah baru, mampu menciptakan kawasan sentra produksi komuditas unggulan disetiap desa, pengembangan objek wisata, zonasi dalam pengelolaan potensi kelautan dan perikanan, komuditas pertanian tanaman pangan dan andalan pada lahan kering dan basah, komuditas andalan peternakan, hasil kegiatan ekonomi non pertanian, PDRB sebagai indikator ekonomi makro KSB, anggaran pendapatan belanja daerah yang setiap tahun naik, nilai aset dan status pengelolaan keuangan daerah, perbandingan pendapatan dan PAD dengan kabupaten kota lain di NTB, KSB menempati peringkat keempat.

Kualitas pendidikan yang meningkat, kualitas kesehatan, tenaga kerja, angkatan kerja tingkat partisipasi angkatan kerja dan pengangguran, kemiskinan, IPM dan sejumlah program lain sudah dilaksanakan dengan baik.

a�?a��Ini akan menjadi pondasi awal, memang belum bisa dijadikan naungan. Tapi paling tidak dengan pondasi yang kokoh, pembangunan kedepan akan lebih kuat,a��a�� katanya.

Pada kesempatan itu, Kyai Zul juga menyampaikan sejumlah hal penting, salah satunya tentang keberhasilan KSB memiliki rumah sakit sendiri. Rumah sakit yang dibangun pemerintah saat ini akan menjadi salah satu rumah sakit terlengkap di pulau Sumbawa. a�?a��Semua pelayanan kesehatan bisa dilakukan di RSUD kita. Dokter spesialisnya ada, bahkan akan kita tambah. Ini tugas bupati selanjutnya,a��a�� harapnya.

Disektor pendapatan asli daerah (PAD), Kabupaten Sumbawa Barat mampu berada diperingkat keempat. Kyai Zul menyebut, PAD KSB sampai saat ini sudah mencapai angka 7,4 persen dari total APBD seluruhnya. a�?a��Kita ini diperingkat empat. Jadi tidak bisa kita katakan daerah kita tidak berkembang, karena kondisi dilapangan PAD kita setiap tahun terus naik,a��a�� tandasnya.

Pada kesempatan itu, Kyai Zul juga mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh jajaran dan aparatur pemerintah yang sudah membantu dirinya selama memimpin KSB 10 tahun. Menurutnya, apa yang dicapainya saat ini merupakan hasil kerja bersama jajaran dibawah. a�?a��Kepada semua pegawai saya ucapkan terimakasih selama 10 tahun saya memimpin KSB,a��a�� tambahnya.(far/adv/r9)

Berita Lainnya

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost