Lombok Post
Headline Pendidikan

Ubah Kegiatan Negatif Siswa Jadi Prestasi

SIMBOLIS : Plt Bupati Lobar H Fauzan Khalid didampingi Kasek SMKN 1 Gerung Zainal Arifin dan Ketua IMI NTB M Nur Haedin saat menyematkan pin kepada perwakilan siswa yang tergabung dalam Komunitas Olahraga Bermotor

GIRI MENANG – Upaya inovatif yang dilakukan SMKN 1 Gerung ini mungkin bisa ditiru sekolah lain. Menyadari kegemaran siswanya dalam balap liar, sekolah pun menggagas sebuah komunitas yang mewadahi minat dan hobi tersebut agar menjadi kegiatan positif.

Kepada Lombok Post kemarin (10/8), Kepala SMKN 1 Gerung Zainal Arifin menjelaskan, jika di sekolahnya telah dibentuk Komunitas Olahraga Bermotor. Kelompok ini bertujuan membantu para siswa yang memiliki hobi balap dan gemar dengan dunia otomotif untuk disalurkan dan dibina agar menjadi atlet balap bermotor profesional.

“Para siswa di komunitas ini tidak hanya diajarkan tentang bagaimana cara mengendarai motor namun mereka juga dididik untuk mengetahui seluk beluk mekanik motor,” kata Zainal ditemui di ruangannya, kemarin (10/8).

Mantan Kasek SMKN 2 Sekotong ini mengungkapkan, gagasan untuk membuat Komunitas Olahraga Bermotor memang berasal dari dirinya. Saat ditunjuk menjadi kasek SMKN 1 Gerung awal 2015 lalu, dia disodorkan dengan kondisi sebagian siswanya yang kerap balap liar di luar jam sekolah. Belum lagi, beberapa waktu terakhir, dua orang siswanya harus terkapar di rumah sakit karena hobi ekstrim ini.

“Lokasi sekolah kami memang cukup dekat dengan tempat remaja-remaja balap liar di Gerung,” tandas Zainal.

Dia pun kemudian tergugah untuk melakukan suatu upaya yang tidak sekadar mematikan minat para siswa tersebut namun lebih kepada menyalurkannya ke kegiatan positif. Zainal selanjutnya mengumpulkan para guru jurusan teknik sepeda motor (TSM) di sekolahnya untuk menggali masukan maupun ide dari mereka. Mereka meyakini, hobi remaja yang tidak tersalurkan pasti akan berdampak tidak baik.

“Jadi jangan kita salahkan siswa atau remaja sepenuhnya yang suka melakukan balap liar. Lebih bijak jika kita mencari jalan keluar yang bisa diterima semua pihak,” ujarnya.

Zainal pun terbersit untuk membentuk sebuah komunitas yang menaungi para siswa tersebut. Selanjutnya, niatan ini dia sampaikan ke pihak Ikatan Motor Indonesia (IMI) Lobar dan NTB, termasuk ke dinas terkait. Respons positif pun diberikan mereka. IMI NTB bahkan mensupport untuk dibentuknya jurusan atlet balap di sekolah ini.

“Plt Bupati Lobar alhamdulillah juga memberi dukungan serupa bagi kehadiran jurusan ini,” tandasnya.

Rencananya pihak sekolah bersama IMI NTB dan Pemkab Lobar akan menghadap ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk membahas kelanjutan dibukanya jurusan ini. Menurut Zainal, jurusan ini merupakan yang pertama untuk skala NTB bahkan nasional sehingga oleh pihak IMI NTB, sekolahnya akan menjadi pilot project untuk pelaksanaannya.

Di sisi lain, dampak positif dari keberadaan Komunitas Olahraga Bermotor di SMKN 1 Gerung, siswa dari sekolah ini keluar sebagai juara pertama di kelas motor matik dalam Kejuaraan Nasional Drag Bike, Minggu (9/8) lalu.

Para siswa, khususnya yang masuk dalam komunitas kini menunjukkan perubahan yang luar biasa. Mereka jauh lebih disiplin karena telah terikat dengan adanya kartu anggota yang diberikan.

“Bagi yang melanggar aturan, harus siap dikeluarkan dari komunitas atau bahkan sekolah,” tambahnya.(ida/r13)

Berita Lainnya

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost

Pola Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma’ruf Serupa

Redaksi LombokPost

Kades Jangan Alergi Diperiksa!

Redaksi LombokPost

Surya Paloh Road Show ke Lombok

Redaksi LombokPost

Lima Spa Abal-Abal Ditertibkan

Redaksi Lombok Post

Suka Duka Mahasiswa Bumi Gora Menuntut Ilmu di Benua Biru (2)

Redaksi Lombok Post

Bunuh Diri kok Hobi

Redaksi Lombok Post