Lombok Post
Headline Pendidikan

Habiburrahman El Shirazy ke Ponpes Assohwah

MOTIVASI: Dari kiri, H.Herman pembina Ponpes Assohwah Al-Islamiyah, M. Taesir Al-Azhar Pendiri Ponpes, Habiburrahman El Shirazy penulis novel terkenal, Akhyar Rosyidi Kepala Ponpes memberikan motivasi untuk menulis kepada para santri.

GIRI MENANG – Menurunnya keinginan santri untuk menulis, menjadikan Ponpes Assohwah Al-Islamiyah bergerak cepat. Untuk membangitkan motivasi menulis para santri, Ponpes ini mengundang penulis novel yang terkenal pada era ini Habiburrahman El Shirazy atau biasa disapa Kang Abik.

Dia merupakan penulis best seller novel Ayat-Ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, Bumi Cinta, Api Tauhid. Acara dikemas dengan sederhana. Selain itu, acara juga dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh Kang Abik.

Antusiasme santri untuk mengikuti acara ini sangat tinggi. Hal itu terlihat para santri membawa buku untuk mencatat hal-hal penting yang disampaikan oleh Kang Abik. Selain itu, para santri aktif bertanya untuk mendapatkan ilmunya.

Habiburrahman El Shirazy mengatakan, tujuan utamanya datang ke Ponpes adalah untuk bersilaturrahmi dengan keluarga besar Ponpes Assohwah Al-Islamiyah. Selain itu, untuk memberikan motivasi kepada santri untuk tetap semangat dalam belajar menulis. Selain itu, untuk mendorong mereka untuk meningkatkan minat baca.

a�?Saya juga disini untuk mencari inspirasi untuk bahan menulis,a�?ungkap kang Abik.

Dia juga mengatakan, jangan remehkan sastra dalam mendidik generasi muda. Beranjak dari hal itu, sastra menjadi sangat penting untuk mendidik. Melalui kegiatan ini, dia ingin memberikan gambaran akan petingnya belajar sastra.

a�?Mendidik melalui cerita itu, sebenarnya, bisa memberikan pengembangan berpikir para santri,a�? jelasnya.

Dikatakan, menurutnya, pondok pesantren ini memiliki potensi yang besar untuk mewujudkan penulis-penulis handal. Secara wadah, mereka akan bekerjasama mewujudkan hal itu. Nantinya, akan bersinergi dengan lingkar pena yang menampunng tulisan-tulisan yang dimiliki oleh santri.

a�?Sekarang dilombok sudah ada wadah itu, sehingga nantinya, para santri yang memang berbakat untuk menulis nanti akan ditampung disana,a�?terangnya.

Pendiri Ponpes M. Taesir Al-Azhar mengatakan, mendapat kehormatan yang setingginya atas kedatangan Kang Abik. Dia memberikan kontribusi besar terhadap santri, dalam merubah animo santri yang masih enggan untuk menulis.

a�?Walaupun hanya dalam hitungan jam, namun ilmu yang diberikan sangat bermanfaat bagi para santri,a�?ujarnya.

Ditambahkan, sesuai dengan nama pondok pesantren yang ingin membangkitkan keislaman melalui semangat baru. Tentunya, dia ingin melihat santrinya berprestasi melalui menulis. Para santri harus bisa mengimbangi pembelajaran duniawi dan ukhrati. Agar, mereka bisa menjadi jati diri yang memiliki jiwa islami.

a�?Semoga para santri yang semula tidak mempunyai keinginan untuk menulis, setelah kegiatan ini, membangkitkan keinginannya untuk menulis,a�? harapnya. (cr-lie/r13)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost