Lombok Post
Praya

Keluar Malam, Pulang Pagi, Jalankan Patroli

Mobil Patroli
GIAT PATROLI: Anggota Kodim 1620/Lombok Tengah, saat melaksanakan giat patroli terbuka beberapa waktu lalu.

Tepat pada pukul 22.00 Wita, unit intel dibantu unit lainnya di Kodim 1620/Lombok Tengah (Loteng) berangkat melaksanakan patroli malam menyusiri daerah rawan.

***

SEJAK azan isya, para anggota unit intel sudah berkumpul di Kodim. Sambil menunggu rekan lainnya, mereka nampak bercengkrama, bercerita, hingga ada yang sibuk kotak-katik telepon genggam. Setelah semuanya berkumpul, mereka pun melaksanakan rapat koordinasi guna mengatur strategi.

Wajah-wajah mereka terlihat serius, memperhatikan arahan pimpinan. Diputuskanlah dalam rapat singkat itu, giat patroli dibagi menjadi dua. Ada yang menyusuri wilayah Praya Tengah dan Praya Timur. Sisanya mengawasi Pujut dan Praya Barat. Begitu seterusnya setiap malam secara bergantian di beberapa desa di 12 kecamatan di seluruh Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Giat patroli kali ini, sedikit berbeda dengan patroli-patroli sebelumnya. Karena, Dandim 1620/Loteng Letkol Inf. Arie Tri Hedhianto mewajibkan kelompok patroli membawa senjata api. Khususnya, senjata laras panjang. Senjata itu dikeluarkan bukan bermaksud menakut-nakuti masyarakat. Namun, murni memburu pelaku kejahatan yang selama ini meresahkan.

Beberapa anggota unit intel pun diharusnya mengisi daftar nama untuk membawa senjata, mengisi kode senjata dan jumlah peluru. Setelah dinyatakan lengkap, satu persatu mereka menaiki kendaraan patroliLombok Post pun berkesempatan mengikuti giat tersebut. Pukul 22.00 Wita, roda kendaraan mulai meninggalkan Kodim. Rutenya mengarah ke Praya Tengah dan Praya Timur.

Di dua kecamatan itu, ada beberapa desa yang ditetapkan sebagai daerah rawan kejahatan. Di tengah perjalanan, patroli menemukan sekelompok pemuda tengah berkumpul. Dalam suasana gelap gulita mereka menegur para pemuda tersebut. Namun para pemuda ini berdalih hanya kumpul-kumpul biasa. Bukan tengah melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Perjalanan patroli pun berlanjut. Desa-desa yang dianggap rawan dijajaki. Laju kendaraan patroli dijalankan dengan kecepatan sedang. Tidak terasa, waktu sudah menunjukkan pukul 02.30 dini hari. Anggota Kodim masih menjalankan tugas keamanan. Misi utama yang dijalankan dalam patroli tersebut, memburu pelaku begal, perampokan, pencurian dan penjambretan.

Tepat pada pukul 03.00 giat patroli pun dihentikan, mereka pun saling berkoordinasi dengan kelompok lain, untuk berkumpul di pusat pertokoan. Kendati hasil perburuannya kosong. Namun, paling tidak giat itu dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat.

a�?Yang jelas, unit intel sebagai peletak dasar pelaksanaan patroli dan minggu militer. Setelah dianggap matang, maka akan dilanjutkan giat itu oleh seluruh Babinsa,a�? ujar Dandim 1620/Loteng Letkol Inf. Arie Tri Hedhianto.(Bersambung)

Berita Lainnya

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost