Kriminal

Ini Semua Demi Kekasih Hati

BOK

Cinta itu buta. Sesuatu yang tak lazim dan berisiko bisa saja dilakukan oleh orang yang sedang di mabuk asamara. Seperti yang dilakukan Rian Hidayat. Demi bisa terus satu kos dengan kekasih hatinya, Rian nekad mencuri motor.

***

RIANA�yang baru berusia 26 tahun, harus rela menghabiskan hari-harinya di balik jeruji besi Polsek Mataram. Pagi kemarin (12/8), Rian terlihat tidak bersemangat. Ia galau. Wajahnya nampak tertekan. Tapi, semua itu harus dijalani sebagai pertanggungjawaban atas apa yang telah dia lakukan.

Ya, demi bisa hidup bersama dengan kekasihnya, Rian rela mencuri motor salah satu anggota TNI di Lingkungan Gubuk Batu, Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. a�?Rencana motornya mau saya jual Rp 1,5 juta, nanti dipakai untuk bayar kos,a�? ungkap RH sambil tertunduk saat ditemui Lombok Post, kemarin(12/8).

Bersama wanita yang sudah ia pacari selama lima bulan terakhir ini, ia tinggal berdua di salah satu rumah kos di kawasan Mataram. Tentunya, tanpa sepengetahuan dari kedua orang tua mereka. a�?Orang tua tentu tidak tahu kalau saya tinggal berdua dengan pacar,a�? ungkapnya.

Dalam memenuhi setiap kebutuhan hidup, manusia tentu dituntut untuk bekerja. Jika tidak begitu, darimana memperoleh uang untuk kebutuhan sandang dan pangan setiap harinya. Tuntutan itu yang dirasakan setiap hari oleh Rian.

Ia mengaku tidak bekerja. Sekolah saja tidak sampai tamat SMA. Pemuda pengangguran ini mengaku susah mencari kerja karena tidak punya ijazah. a�?Susah mau lamar kerja, karena sekolah saya tidak tinggi,a�? ujarnya dengan lirih.

Akhirnya, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan pacarnya, Rian memilih jalan pintas dengan mencuri kendaraan bermotor. Perbuatan ini ia lakukan dengan dibantu adik misannya. a�?Sebelum curi motor, saya temuin dulu pacar saya,a�? akunya dengan terus menunduk.

Dari pengalaman dua kali mencuri handphone, dirinya merasa kurang puas. Hasil sangat sedikit jika dibandingkan dengan kebutuhan sehari-harinya bersama pacar. a�?Kalau jual handphone, uang yang didapat sedikit, jadi tidak tahan lama,a�? jelasnya.

Karena itu, setelah menemui pacarnya, bersama dengan adik misannya, mereka berdua berkeliling mencari sasaran. Dengan menggunakan motor pinjaman, keduanya berputar-putar untuk mencari mangsa.

Sekitar pukul 21.30 keduanya menemukan target, yaitu sepeda motor Jupiter Z milik S (47) yang terparkir dalam posisi dikunci stang, di halaman rumah.

Setelah mengawasi keadaan dan dirasa cukup aman, dengan bermodal kunci T, Rian kemudian mengambil motor tersebut. Namun nasib sial menimpa dua pemuda ini, ketika melintas di depan PMI Pajang, motor yang diambil malah kehabisan bensin.

Singkat cerita, mereka akhirnya ditangkap dan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. a�?Mau gimana lagi, ini yang kedua kali saya masuk sel. Demi bisa bersama-sama terus dengan pacar, curi motor pun saya lakukan,a�? pungkasnya.(Wahidi Akbar Sirinawa/Mataram)

Related posts

Harapan Penghuni Lapas Mataram di Pilkada 2018

Redaksi Lombok Post

Bawa Bensin Rizki Bakar Toko Poster

Redaksi Lombok post

Polisi Cegah Konflik di KEK Mandalika

Redaksi Lombok post

Leave a Comment