Lombok Post
Selong

Pemerintah Lotim Siap Bantu BLKI

DIJELASKAN: Kepala Balai Latihan Kerja Internasional (BLKI) Lombok Timur, Sirman (menunjuk) menjelaskan denah bangunan kepada pihak yang meninjau BLKI akhir tahun lalu.

SELONG – Pemerintah Lombok Timur (Lotim) menyatakan dukungan terhadap Balai Latihan Kerja Internasional (BLKI). Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas (Kadis)A� Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (STT) Lotim HM Aminullah. Hal ini terkait upaya BLKI menjaring putra-putri daerah terbaik.

a�?Jelas kita mendukung dan siap membantu sesuai fungsi,a�? jawabnya, kemarin(12/8).

Aminullah mengatakan, kendati BLKI merupakan lembaga vertikal yang berada di bawah Kementerian Tenaga Kerja RI, bukan berarti Lotim tak berkepentingan. Jika bisa dimaksimalkan untuk merekrut putra-putri terbaik daerah, tentu berdampak positif pada pembangunan daerah.

Terlebih, dengan kapasitasnya saat ini, BLKI mampu menghasilkan hingga 700 lulusan yang langsung dipekerjakan di kapal pesiar di Amerika.

a�?a��Kalau banyak orang Lotim atau bahkan Lombok dan NTB yang terserap tentu baik,a�? katanya.

Terkait persoalan BLKI yang kurang dikenal luas di daerah, ia mengatakan siap bersinergi untuk mengatasi hal itu. Jika diperlukan, bukan tak mungkin kedua instansi ini bahu membahu dalam memberikan pemahaman pada masyarakat luas.

a�?a��Mari sama-sama kita sosialisasi ke sekolah dan lembaga pelatihan,a�? ajaknya.

Bahkan terkait persoalan kemampuan bahasa yang dianggap kurang pada sejumlah pelamar, STT Lotim sudah mengupayakan adanya pelatihan bahasa. Melalui Lembaga Latihan Kerja (LLK) yang berada di bawah SKPD itu, sudah diusulkan pelatihan bahasa asing. Usulan tersebut lanjutnya sudah sampai di dirjen terkait di pusat. Tinggal berharap adanya persetujuan dari atasan.

a�?a��Nanti bisa saja lulusan LLK itu masuk di BLKI, kan seperti itu,a�? katanya memberi contoh.

Keberadaan BLKI di Lenek, Aikmel memang seolah belum memberikan dampak maksimal bagi Lotim. Banyak dari peserta pelatihan justru berasal dari luar daerah semisal Bali, Jogjakarta, Bandung, hingga Jakarta. Statistik menunjukkan dalam angkatan pertama Juni lalu, dari 116 siswa, hanya 57 yang merupakan putra daerah. Bahkan hal lebih parah terjadi dalam angkatan kedua yang hanya diisi enam putra daerah dari 124 orang siswa.

a�?a��Memang miris, BLKI ada di Lotim tapi anak-anak kita jadi penonton,a�? Jelas Kepala BLKI Sirman pada Lombok Post. (yuk/r14)

Berita Lainnya

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Ramai-ramai Berburu Takjil

Gara-Gara Kritis, Aldi Tak Diluluskan Sekolah

Dua Pelaku Curas Tertangkap, Dua Masih Buron

Redaksi LombokPost

Pekan Depan Pembangunan Taman Rinjani Mulai Dilelang

Redaksi LombokPost

Para Penjaga Rumah Allah di Gumi Patuh Karya (2)

Redaksi LombokPost

Jalan Rusak Picu Lakalantas

FPR Minta Amaq Har Dibebaskan

Tolong, Mata Kiri Nadir Diserang Tumor