Lombok Post
Metropolis

12 Penyuluh Diundang ke Istana Negara

istana negara
istana negara/foto:

MATARAM – Sebanyak 12 orang penyuluh di NTB mendapat kesempatan langka. Mereka diundang khusus ke Istana Negara guna mengikuti rangkaian acara detik-detik proklamasi.

Bersamaan dengan itu, mereka juga dihajatkan menerima penghargaan atas prestasinya sebagai penyuluh teladan di daerah. a�?Hari ini (kemarin) mereka bertolak ke Jakarta untuk mengikuti serangkaian kegiatan,a�? kata Kepala Sekretariat Bakorluh NTB Hj Husnanidiaty Nurdin kepada Lombok Post di ruang kerjanya, kemarin (13/8).

Terpilihnya 12 penyuluh berprestasi itu, lanjutnya, melalui proses seleksi atau penilaian yang ketat. Mulai dari evaluasi oleh tim penilai di tingkat kabupaten, hingga nasional.

Adapun penerima penghargaan sebanyak 12 orang tersebut, masing-masing terdiri dari 6 penyuluh di bidang pertanian, 4 orang kehutanan, dan 2 bidang perikanan.

a�?Mereka berasal dari beberapa kabupaten/kota se-NTB. Paling banyak yang dari Lombok Tengah,a�? imbuh perempuan yang akrab disapa Eni ini.

sscsSelama di Jakarta, para penyuluh teladan itu bakal mengikuti seabrek kegiatan hingga tanggal 19 Agustus. Di antaranya, jadwal bertemu menteri terkait maupun mendapat penjelasan tentang pembangunan pertanian.

Sebelum bertolak ke ibu kota, mereka terlebih dahulu sowan kepada Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi. Orang nomor satu di NTB itu mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi yang berhasil diraih penyuluh daerah.

a�?Menjadi penyuluh teladan itu membutuhkan waktu, perjuangan yang cukup lama. Dalam menjalankan tugasnya, penyuluh pasti banyak menerima kritikan sehingga butuh motivasi serta mental yang kuat hingga bisa meraih prestasi ini,a�? kata gubernur.

Ia pun berpesan kepada penyuluh berprestasi asal NTB agar selama di mengikuti undangan di Istana Negara kelak bisa percaya diri serta pro aktif. Mereka diminta membangun jaringan sebaik mungkin dan bisa serius dalam menyerap berbagai informasi maupun pembekalan yang bakal diberikan. (uki/r12)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost