Lombok Post
Headline Metropolis

Hakim Diingatkan Jaga Newmont

DILANTIK: Gubernur NTB TGB HM Zaiul Majdi melantik dan mengambil sumpah jabatan Asisten I Pemprov NTB H Abdul Hakim sebagai Penjabat Bupati Sumbawa Barat, kemarin.

MATARAM – Periode kepemimpinan Zuklifli Muhadli-Mala Rahman sebagai Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) resmi berakhir, kemarin (13/8). Pada waktu yang sama, Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi pun langsung melantik penjabat bupati setempat.

Kepercayaan itu diamanahkan kepada H Abdul Hakim, Asisten I Pemprov NTB. a�?Saya ucapkan selamat bekerja dan berkarya kepada Penjabat Bupati Sumbawa Barat yang baru saja dilantik,a�? kata gubernur.

Dia mengawali sambutannya dengan menyampaikan terima kasih sekaligus penghargaan atas kepemimpinan H Zulkifli Muhadly dan Mala Rahman.

Selama sepuluh tahun kepemimpinannya, gubernur menegaskan, KSB sebagai daerah otonomi baru banyak menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik dan diakui hingga tingkat nasional.

a�?Saya harap, kemajuan di KSB ini bisa dilanjutkan dengan baik oleh penjabat maupun pimpinan definitif di kemudian hari,a�? imbuh gubernur.

Secara khusus, dia mengingatkan Abdul Hakim bahwa secara eksplisit, keputusan Mendagri mengangkat Penjabat Bupati KSB adalah untuk melaksanakan pemerintah daerah dengan seluruh lingkup tugas dan kewenangannya.

Penjabat pun diminta memfasilitasi pelaksanaan pilkada di kabupaten termuda kedua di NTB tersebut. Sehingga, Pilkada KSB kelak bisa berjalan lancar, khususnya menjamin netralitas pegawai negeri sipil.

Dikatakan, penjabat bupati sangat penting karena bertugas pada masa transisi atau masa krusial karena tahapan pilkada sedang berlangsung.

Sehingga membutuhkan kepemimpinan yang tegas, adil, dan profesional untuk memastikan agar keseluruhan proses pemilukada berjalan lancar, baik, dan menghasilkan apa yang diharapkan oleh masyarakat.

a�?Saya minta penjabat bupati untuk menjaga netralitas PNS serta menjaga keutuhan birokrasi agar tidak disalahgunakan demi kepentingan segelintir pihak. Pemimpin boleh datang dan pergi tetapi birokrasi harus semakin solid,a�? imbau gubernur.

Terakhir, orang nomor satu di NTB itu pun mengingatkan bahwa KSB sebagai daerah otonomi baru memiki kekhususan dibanding daerah lain. Pasalnya, di KSB memiliki obyek vital nasional. Ada potensi-potensi nasional yang perlu dimanfaatkan dengan baik.

a�?Potensi ini kalau dimanfaatkan dengan benar akan memberi kesejahteraan dengan masyarakat. Tetapi sebaliknya kalau terjadi sesuatu dengan itu maka akan melemahkan masyarakat,a�? kata gubernur.

Untuk itu, gubernur juga mengimbau seluruh pihak di KSB agar ikut memberikan dukungan sepenuhnya pada penjabat bupati untuk dapat melaksanakan seluruh tugasnya dengan sebaik-baiknya.

Sementara, Hakim usai dilantik memastikan akan maksimal menjalankan tanggung jawabnya. Khususnya untuk menyukseskan pelaksanaan pilkada dan menjamin netralitas PNS.

Selain itu, yang akan menjadi prioritasnya adalah memastikan tugas pokok pemerintahan sehari-hari berjalan sebagaimana mestinya. a�?Setelah serah terima ini, akan rapat langsung dengan seluruh jajaran SKPD. Dilanjutkan dengan kumpul bersama dengan seluruh tokoh masyarakat dan pemuda,a�? pungkasnya. (uki/r12)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost