Lombok Post
Metropolis

Andai MCC Tiru Pasar Sukowati

MCC
SIA-SIA: Bangunan MCC yang begitu megah di Jalan Gajah Mada perempatan Pagesangan terlihat tidak dimanfaatkan secara optimal oleh pengusaha emas dan mutiara.

MATARAM – Keberadaan Mataram Craft Center (MCC) di Pagesangan tidak dimanfaatkan sesuai harapan. Minimnya inovasi dan kreativitas pemerintah Kota Mataram membuatA� keberadaan bangunan ini sia-sia. Bangunan yang semula di harapkan jadi pusat kerajinan Kota Mataram khususnya mutiara ini, sepi pengunjung. Bahkan belakangan beralih fungsi.

“Saya hitung hampir sembilan tahun bangunan ini mangkrak. Lihat saja lantai dua semua kosong,” ujar Lurah Pagesangan I Made Gede Yasa.

Ia berharap MCC ini semestinya bisa meniru pasar seni Sukowati di Bali, yang menjadi pusat oleh-oleh kerajinan atau sovenir khas Bali. Apalagi, MCC ini sangat dekat dengan pusat kerajinan emas dan mutiara Sekarbela yang sudah sangat dikenal.

Ia mengutarakan, MCC nantinya tidak menjadi pusat penjualan mutiara, tetapi juga menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menjual segala hasil kerajinan mereka. Mulai dari makanan, pakaian, kerajinan tangan dari anyaman serta yang lainnya. Sehingga tempat tersebut lebih ramai dan menjadi pusat tujuan wisatawan untuk berbelanja.

“Apalagi lokasi MCC ini sangat strategis karena berada pada jalur yang akan menghantarkan wisatawan yang datang dari BIL langsung menuju pusat Kota Mataram,” jelasnya.

Dikatakannya kalau meniru pasar Sukowati yang ada di Gianyar Bali, semua oleh-oleh atau souvenir khas Bali tersedia di pasar seni tersebut. Sehingga, wisatawan tak perlu kebingungan mencari oleh-oleh. Pasar Seni Sukowati bahkan telah menjadi ikon pusat oleh-oleh di Bali.

“Kalau cuma mutiara atau emas saja nanti wisatawan bosan,” cetusnya.

Dikataan Yasa, kalau dimaksimalkan, MCC ini bisa memberi pemasukan PAD yang sangat besar. Terlebih, Penjabat Wali Kota Mataram Hj Putu Selly kini tengan gencar berupaya meningkatkan PAD Kota Mataram melalui berbagai sektor termasuk sektor perdagangan.

Gede berharap MCC ini bisa dibuat lebih menarik dengan membangun taman yang representatif. “Nantinya bukan hanya wisatawan asing saja yang tertarik, tetapi wisatawan domsetik dan lokal juga ikut merasakan kenyamanan dan keindahan MCC,” sambungnya.

Dia menyarankan, tidak ada salahnya Pemerintah Kota Mataram melakukan studi banding ke daerah lain untuk penataan MCC ke depannya.

Terpisah H Wartan, Kepala Diskoperindag Kota Mataram mengungkapkan siap mempercantik MCC dan menghidupkan MCC kembali. “Kami akan renovasi terlebih dahulu, kita percantik dan dihidupkan. Itu sudah menjadi tanggung jawab kami,” jelasnya.

Namun, ia meminta waktu untuk memikirkan langkah bagaimana agar keberadaan MCC ini bisa seperti yang diharapkan masyarakat. ” Kita semua tentu ingin MCC ini dihidupkan,” tandasnya. (ton/r4)

Berita Lainnya

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post