Lombok Post
Metropolis

Kemenag Persiapkan CJH

KLOTER PERTAMA. Panitia memberikan no seat kepada jamaah haji asal Aceh Besar bersiap-siap menuju Asrama sebelum di berangkatkan ke tanah suci, Aceh Besar, Kamis (18/9). Sebanyak 158 jamaah haji kloter pertama dari Aceh Besar berkumpul di Masjid Sibreh. Rakyat Aceh/Zulkarnaini

MATARAM – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram terus melakukan pembinaan terhadap calon jamaah haji (CJH) di masing-masing kecamatan. Hal tersebut dilakukan agar jamaah lebih siap secara fisik, batin maupun mental.

“Persiapan harus dilakukan sejak dini,” ujar Kepala Kemenag Kota Mataram H Burhanul Islam.

Ia membeberkan, rencananya pembinaan CJH akan dilakukan sebanyak 4 kali. Dua kaliA� di tingkat kecamatan dan dua kali di tingkat kota. Bentuk bimbingan sama seperti tahun sebelumnya. Hanya saja lebih menekankan persiapan keberangkatan.

“Misalnya persiapan mental, kesehatan termasuk manasik haji,”jelas Burhan
Pembinaan terhadap para CJH, aku Burhan, sudah dimulai sejak usai Idul Fitri lalu. Saat ini tersisa Kecamatan Sandubaya yang sedang melakukan proses pembinaan. Pembinaan dilakukan oleh tim Kemenag, Dinas Kesehatan, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Usai pembinaan dilanjutkan dengan pemantapan kloter bersama ketua rombongan dan ketua regu.

“Setelah ini dilakukan pemantapan dengan karom dan karu masing-masing,” katanya.

Jumlah CJH kota Mataram sebanyak 462 orang. Jumlah tersebut termasuk CJH mutasi dari Jawa Barat tiga orang, Lombok Barat tiga orang, dan Lombok Timur satu orang.

Untuk kloter pemberangkatan, NTB terdiri dari 10 kloter pemberangkatan. Kota Mataram mendapatkan jatah kloter 8, 10 dan 11. CJH Kloter 8 berjumlah 360 orang termasuk petugas kloter. Kloter ini mulai masuk asrama pada tanggal 1 September dan berangkat keesokan harinya pukul 23.15 Wita.

“Sebenarnya pemberangkatan pukul 17.35 Wita namun karena ada perubahan flight dari Garuda menjadi pukul 23.15 Wita,” bebernya.

Sementara pada kloter 10, CJH berjumlah 86 orang yang bergabung dengan CJH dari Lobar, Lotim, Bima, KSB, dan KLU. Kloter ini merupakan CJH tergabung dalam KPHI Darul Falah. Petugas kloter termasuk pembimbing ibadah berasal dari TPHD kota Mataram sebanyak satu orang.

“Kloter ini masuk asrama tanggal 4 September dan berangkat pada tanggal 5 pada pukul 15.00 wita,” lanjut Burhan
Kloter 11 merupakan kloter sisa CJH termasuk CJH cadangan. Mereka masih menunggu jadwal lebih lanjut. “Kloter ini akan bergabung dengan kloter provinsi lainnya,” jelasnya. (cr-fer/r4)

Berita Lainnya

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Dapil Satu-Dua Milik Kepala Garuda

320 Jamaah Belum Lunasi BPIH

Korban Gempa Tarawih di Masjid Darurat

Caleg Gagal Malas Hadiri Rapat Paripurna

Pansus DPRD Terima LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2018

Perjuangan Para Pahlawan Demokrasi Mewujudkan Pemilu Jujur dan Adil

Restoran Siap Saji Dapat Toleransi