Lombok Post
Selong

Miras Disita, Pemilik Malah Dilepas

DIANGKUT: Minuman keras tradisional jenis brem dan sepeda motor pemilik yang diangkut paksa Satpol PP Lotim, kemarin.

SELONG – Sebuah kendaraan roda dua berplat DR 3215 KT terparkir di halaman Satpol PP Lombok Timur (Lotim) kemarin. Konon, motor bebek itu sengaja diangkut paksa untuk memberikan efek jera pada pemiliknya.

a�?a��Dia kedapatan ngangkut miras tradisional jenis brem pake motor ini,a�? kata Kasi Oplinmas, Satpol PP Lotim, L Ahmad Purwadi, kemarin (14/8).

Dijelaskan saat ditangkap di Masbagik, si pembawa miras enggan ikut dengan petugas ke kantor. Dia memilih merelakan empat kardus brem yang dibawanya itu. Agar yang bersangkutan kapok mengulangi aksinya, sepeda motor yang digunakan akhirnya dibawa paksa juga.

a�?a��Nanti pasti dia ke kantor untuk ambil motor, jadi bisa kita lanjutkan proses orang itu,a�? jelasnya.

Selama ini, Satpol PP memang kesulitan memproses para pengedar miras. Mereka memilih melepas mirasnya ketimbang harus berurusan dengan aparat. Dengan cara baru itu, ia meyakini setiap pengedar bisa diberi efek jera dengan melanjutkan kasusnya ke meja hukum. Kendati hanya masuk tindak pidana ringan, namun dengan langkah ini diharap aktifitas penjualan miras dapat terus ditekan.

Terlebih untuk brem, Lotim kini tak lagi menjadi konsumen, melainkan telah menjadi produsen. Sejumlah desa tumbuh menjadi sentra penghasil minuman memabukkan itu. Tangkapan kali ini jika dijual setara dengan Rp 1,5 juta. Peredarannya bukan hanya seputaran Lotim namun menyebrang hingga ke Sumbawa.

a�?a��Pengakuannya sebelum pergi tadi, dua kali sepekan dia jual ke Sumbawa,a�? jelasnnya. (yuk/r14)

Berita Lainnya

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost

SKD Selesai, Banyak Formasi CPNS Lowong

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Cegah Kematian Ibu Hamil dan Bayi

Redaksi LombokPost

ADBMI Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

Redaksi LombokPost