Lombok Post
Metropolis

Pengamanan Asrama Haji Bakal Diperketat

HAJI
Para calon jamaah haji Jakarta melakukan latihan ibadah haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (08/08/2015).--Foto: Imam Husein/Jawa Pos

MATARAM – Pengamanan di Asrama Haji Mataram bakal diperketat sejak hari pertama keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) kelompok terbang pertama, 20 Agustus mendatang.

Personel gabungan bakal disebar untuk mengawasi sekeliling asrama yang bertempat di Jalan Lingkar tersebut. a�?Kita mulai persiapan asrama menyambut calon jamaah haji. Termasuk akan memaksimalkan pengamanannya,a�? kata Kasubag Humas Kanwil Kemenag NTB Zamroni kepada Lombok Post, kemarin(14/8).

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan, baik dari unsur kepolisian maupun Sat Pol PP. Mereka akan menjaga ketat pintu masuk asrama untuk memastikan tidak ada pihak lain yang tak berkepentingan bisa masuk.

Selama ini, antusiasme keluarga JCH untuk datang menjenguk di asrama memang tinggi. Rombongan keluarga memang selalu ramai bahkan rela membuat tenda dan menunggu di sekitar asrama haji.

a�?Alasan apapun keluarga tidak boleh masuk. Kalau ada yang mau dititip, bisa lewat petugas. Memang tahun ini lebih diperketat,a�? ujarnya.

Sistem pengamanan yang ketat tersebut tak lain untuk menjamin kenyamanan dan keamanan para JCH itu sendiri.

Mereka memang diharapkan bisa beristirahat tenang di dalam asrama tanpa ada gangguan dari luar. Apalagi mengingat calon jamaah akan menempuh perjalanan belasan jam menuju Tanah Suci.

a�?Fisik jamaah itu kan memang harus dijaga betul. Jadi, harus istirahat penuh. Makanya tidak boleh ada gangguan. Untuk itu kita juga minta kerja sama semua pihak, terutama pengertian pihak keluarga nanti,a�? jelasnya.

Selain mempersiapkan pengawasan, tim juga mulai menata asrama haji untuk menjamin kesiapan gedung tersebut menampung para calon jamaah. Termasuk memperbaiki sarana dan prasarana serta fasilitas.

Kloter pertama JCH jadwalnya berangkat pada tanggal 21 Agustus 2015. Mereka akan mulai masuk asrama tanggal 20 Agustus. Kloter pertama berasal dari Lombok Barat dan Kabupaten Dompu, yang totalnya 310 orang. Termasuk pula petugas kloter yang terdiri dari pendamping serta tenaga medis.

Untuk gelombang pertama keberangkatan jamaah haji totalnya berjumlah delapan kloter. Mereka akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Lombok (BIL) menuju Jeddah, dilanjutkan ke Madinah dan terakhir Mekah.

Sementara, untuk gelombang kedua totalnya terdiri dari dua kloter. Gelombang kedua mulai diberangkatkan mulai 3 September 2015 dan langsung menuju Mekah dari Jedah. a�?Selesai menunaikan ibadah haji, baru rombongan gelombang kedua menuju Madinah,a�? jelasnya.

Sebelum pemberangkatan, lanjut Zamroni, calon jamaah sudah menerima berbagai pembekalan sejak jauh hari. Mulai dari pembekalan pwrihal suasana di Tanah Suci hingga dibekali pemahaman terkait tata cara menunaikan ibadah. (uki/r12)

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost