Lombok Post
Sumbawa

Petani Diminta Ajukan Bantuan Sumur Bor

petani
petani

TALIWANG – Komisi II DPRD Sumbawa Barat meminta petani yang mengalami kekurangan air selama musim kemarau tahun ini untuk segera mengajukan proposal permohonan bantuan sumur bor ke Pemkab Sumbawa Barat.

Hal itu penting dilakukan, agar bantuan sumur bor yang sudah dialokasi pemerintah melalui APBD 2015 ini bisa terserap dan ditempatkan pada lokasi yang benar-benar dianggap sangat membutuhkan. a�?a��Kita punya program sumur bor untuk air permukaan. Tinggal kita lihat dimana sumur bor itu ditempatkan. Untuk bisa mendapatkan program itu, petani kita minta segera mengajukan proposal kepada dinas terkait,a��a�� jelas Syamsuddin Illung, anggota Komisi II (bidang pertanian) DPRD, kemarin (14/8).

Dikatakannya, diakuinya selama musum tanam (MT) kedua tahun ini, sebagian petani diwilayah Sumbawa Barat mengeluhkan kurangnya sumber air untuk mengairi areal pertanian. Kondisi ini tidak saja dialami petani yang berada jauh dari lokasi atau sumber air, petani yang berada disekitar sumber irigasipun juga mengeluhkan hal yang sama. a�?a��Tapi kita punya program upsus untuk saluran tersier menuju areal persawahan. Itu juga dimaksimalkan, karena kalau sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah daerah, kita juga mengalami keterbatasan anggaran,a��a�� terangnya.

Polisi partai Hanura ini menilai, program sumur bor sendiri diakuinya juga sudah dialokasikan pada APBD tahun ini. Hanya saja, karena keterbatasan anggaran dari pemerintah, Syamsuddin berjanji akan memperjuangkan hal itu pada APBD tahun 2016. a�?a��Kalau nanti proposalnya sudah diajukan, nanti akan saya kawal. Nah kalau belum bisa dapat tahun ini, tahun depan akan kita anggarkan lagi di APBD. Karena kebetulan, untuk pertanian ini berada langsung dibawah koordinasi dengan Komisi II,a��a�� janjinya lagi.

Kedepan, dirinya berjanji akan memperjuangkan anggaran lebih besar untuk sektor pertanian. Syamsuddin menegaskan, untuk sementara yang bisa dilakukan pihaknya adalah dengan memaksimalkan tambahan dana alokasi khusus (DAK) untuk sektor pertanian. a�?a��Pada APBDP tahun ini, Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertanian (Dishutbuntan) KSB mendapat penambahan dana DAK untuk program pertanian. Ini bisa dimaksimalkan untuk segera membantu petani,a��a�� tandasnya.

Terkait dengan persoalan kelangkaan pupuk yang terus dialami petani, politisi dapil Sumbawa Barat II ini berjanji akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Diakuinya, jumlah distributor pupuk yang masih sedikit diakuinya menjadi salah satu kendala khusus. a�?a��Sejak beberapa tahun lalu kami di Komisi II berkali-kali meminta pemerintah segera menambah jumlah distributor. Tapi tidak pernah ditanggapi, nah tahun depan kami akan kembali usulkan agar penambahan jumlah distributor ini bisa ditambah. Tidak lagi hanya satu orang,a��a�� tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi II DPRD KSB, Aheruddin Sidik. Aher demikian disapa selama dua periode menjabat sebagai anggota DPRD KSB kerap kali menyuarakan aspirasi tentang penambahan jumlah distributor ini. a�?a��Kenapa, ini penting, agar petani tidak lagi harus dihadapkan dengan persoalan kelangkaan pupuk. Luas lahan pertanian di KSB sangat besar, sementara distributornya hanya satu, tentunya ini tidak bisa maksimal,a��a�� katanya.

Politisi PKPI ini menegaskan, dengan penambahan jumlah distributor pihaknya yakin persoalan kelangkaan pupuk ditingkat petani bisa diatasi. a�?a��Kita sering meminta petani menaikkan jumlah produksi pertanian mereka setiap tahun. Tapi kita tidak pernah berpikir bagaimana mereka dipermudah mendapatkan pupuk. Nah satu-satunya cara yang bisa dilakukan itu dengan menambah jumlah distributor,a��a�� tambahnya.(far/r9)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya