Lombok Post
Bima - Dompu

Tunjangan Sekolah Terpencil Belum Final

jembatan Rusak

BIMA – Penetapan sekolah penerima tunjangan khusus (terpencil), tergantung data sekolah, terutama data guru. Selain itu, penetapan sekolah juga ditentukan pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah.

Demikian disampaikan Kabid KPMP Dikpora Kabupaten Bima H Asraruddin SH menyikapi tudingan Kepala SDN Oi Bura Kecamatan Tambora.

Dugaan adanya permainan Dikpora dalam menentukan sekolah penerima tunjangan khusus tidak benar. a�?Itu fitnah, bukan ranah kami untuk menentukan siapa yang layak atau tidak untuk menerima tunjangan itu,a�? tepisnya.

Kata dia, pengajuan data calon penerima tunjangan dilakukan masing-masing sekolah secara online ke pusat. Sedangkan Dikpora hanya memperkuat data yang dikirim sekolah. Begitupun penentuan siapa saja yang layak untuk menerima tunjangan itu. Tergantung keputusan pusat.

“Kalau datanya tidak valid, pastinya tidak bisa diakomodir sebagai penerima,a�? terangnya.

Terkait hal tersebut lanjut dia, mestinya sekolah tidak menyalahkan Dikpora. “Pihak sekolah harus berbenah diri untuk malakukan validasi data Dapodik. Kita tidak memiliki kewenangan untuk menentukan penerima tunjangan itu,a�? tandasnya.

Meski demikian, pihaknya akan tetap berupaya untuk memperjuangkan agar semua guru di daerah terpencil mendapatkan hak mereka. Meskipun secara bertahap, setiap tahun. a�?Kita memiliki kewajiban untuk itu,a�? akunya.

Dia berharap, guru-guru yang belum mendapatkan tunjangan terpencil tetap bersabar. Sembari terus melengkapi dan memperbaiki data di sekolah. Karena bagaimana pun, data itu merupakan penentu untuk pengalokasian anggaran. a�?Kalaupun ada data yang belum dipahami, segera berkoordinasi,a�? ingatnya. (mch/r9)

Berita Lainnya

Banyak ASN Tidak Peduli Lingkungan

Redaksi LombokPost

Rumah Warga yang Dirusak Massa Diperbaiki

Redaksi LombokPost

UNBK di Kota Bima, Hari Pertama Mati Listrik, Hari Kedua Lancar

Redaksi LombokPost

Puluhan Cangkang Penyu Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Kasus Bunuh Diri di Dompu Mengkhawatirkan

Redaksi LombokPost

Wawali Bima Dukung Pelatihan IT bagi Santri

Redaksi Lombok Post

KPK dan Jamwas Pantau Kasus Dam Kota Bima

Redaksi LombokPost

Sandiaga Janjikan Kesejahteraan

Redaksi LombokPost

Nongkrong, Punggung Tertancap Panah

Redaksi LombokPost