Lombok Post
Pendidikan

Guru Merangkap Pustakawan

pustakawan
H Ali Rahim

MATARAM – Minat baca masyarakat di NTB masih rendah. Hal ini disinyalir karena minimnya pustakawan di Bumi Gora a��julukan Provinsi NTB. Buktinya, di tingkat satuan pendidikan saja jarang ditemukan ada pustakawan murni. a�?Biasanya yang menjadi pustakawan di sekolah adalah guru yang diberikan tugas tambahan oleh sekolah. Bukan murni pustakawan,a�? kata Kabid Pembina Perpusda NTB H Ali Rahim, kemarin(26/8).

Menurutnya, jika ada pustakawan di sekolah, kemungkinan besar siswa akan memiliki minat baca. Pasalnya, pustakawan akan mengurus buku-buku di sekolah dengan harapan bisa dibaca siswa. Terlebih jika pustakawan melakukan penataan untuk menarik minat baca siswa.

Kata Ali, untuk mendukung minat baca, perlu ada spesialisasi pustakawan di sekolah. Rencananya, PGRI NTB akan melaksanakan diklat pustakawan sekolah dengan 120 jam pertemuan. a�?Narasumber langsung dari tenaga pustakawan dan pihak LPMP,a�? ujarnya.

Untuk meningkatkan minat baca masyarakat, perlu digalakkan membaca di desa-desa. Menurutnya, perpustakaan di sekolahA� belum ditangani dengan baik. Padahal hampir seluruh sekolah punya perpustakaan. Biasanya perpustakaan di sekolah hanya untuk menumpuk dengan buku-buku mata pelajaran. Idealnya yang namanya perpustakaan minimal harus mengoleksi 100 judul buku yang terdiri dari fiksi dan non-fiksi. a�?Untuk buku mata pelajaran maksimal lima mapel,a�? terangnya.

Disamping itu, siswa harus dibiasakan setiap pekan mengunjungi perpustakaan untuk membaca, minimal 10 menit. Paling tidak siswa harus tahu judul buku yang dibacanya. Setelah itu, perlu ada pemberian reward kepada siswa yang kerap mengunjungi perpustakaan. Dengan demikian tumbuh rasa mencintai buku. “Ini salah satu trik aja untuk pihak sekolah,” pungkasnya. (jay/r9)

Berita Lainnya

Kasek Harus Memiliki Sertifikat Cakep Nasional

Redaksi LombokPost

500 Mahasiswa UNW Ikuti PERTAMA

Redaksi LombokPost

Jurusan Pertanian SMKN 7 Mataram Kurang Diminati

Redaksi LombokPost

KBM di Kota Mataram Mulai Normal

Redaksi LombokPost

Bantuan Kemendikbud Untuk Guru PNS Rp 1,5 Juta, Honor Rp 2 Juta

Redaksi Lombok Post

Bhayangkari Percantik Taman Baca di Pesisir Pantai

Redaksi LombokPost

Sintya, Siswi MAN 1 Mataram Juara Ajang KSM Bidang Fisika

Redaksi LombokPost

SMAN 10 Mataram Kekurangan Siswa

Redaksi LombokPost

Dua Siswa Lotim Masuk Tim Paskibraka Nasional

Redaksi LombokPost