Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Rupiah Melemah Tak Pengaruhi Pedagang Mutiara

mutiara
PILIH-PILIH: Seorang mahasiswa melihat-lihat variasi dari perhiasan mutiara beberapa waktu lalu.

MATARAMA�– Pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak berpengaruh terhadap penjualan mutiara laut. Walau rupiah berada dalam posisi Rp 14.100 per dolar AS, sejumlah pedagang mengaku omzet penjualannya masih normal.

a�?Hasil penjualan biasa saja, tidak berpengaruh bagi kami,a�? kata Wiwik pemilik toko emas dan mutiara di Mutiara City Center (MCC), Sekarbela.

Penyebab tidak terpengaruhnya omzet mereka, karena kurangnya wisatawan asing yang datang mengunjungi MCC. Kalau pun ada bisa dihitung dengan jari. Sehingga pembeli kebanyakan adalah wisatawan lokal.

a�?Walau saat ini sedang ramai-ramainya wisatawan datang ke Lombok, tapi wisatawan mancanegara yang datang ke sini tidak ada. Mereka sudah dibawa pemandu ke tempat lain,a�? ungkapnya.

Suaradi pemilik Berkah Toko Emas dan Mutiara mengungkapkan, omzet penjualannya tidak banyak dipengaruhi fluktuasi dolar. Justru omzetnya lebih banyak dipengaruhi harga emas dunia.

a�?Kalau harga emas dunia naik, baru kita raup untung banyak,a�? ujarnya.

Walau tidak berdampak, Suradi berharap ekonomi segera membaik. Pasalnya, banyak komoditas lain yang mengalami kenaikan harga akibat melorotnya rupiah terhadap dolar.

a�?Kita kena dampak karena semua serba mahal. Apalagi kebutuhan barang elektronik mulai naik,a�? pungkasnya. (ewi/r4)

Berita Lainnya

ILBB-Ancora Foundation Bantu Korban Gempa Lombok

Redaksi Lombok Post

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Soft Opening Jannah Tour and Travel Meriah

Redaksi LombokPost

Masyarakat Didorong Gunakan Produk Lokal

Redaksi LombokPost

FWD Life Resmi Hadir di Lombok

Redaksi Lombok Post

Golden Palace Hotel Dikunjungi Wakil Duta Besar Australia

Redaksi Lombok Post

BI Sosialisasi Kartu GPN di Kota Bima

Redaksi Lombok Post

Distribusi Kartu Berlogo GPN Dekati Target

Redaksi LombokPost

Avian Brands Peduli Bangun Kembali Lombok

Redaksi Lombok Post