Lombok Post
Headline Sportivo

Dewan Akan Panggil KONI-Cabor

KONI
TETAP SEMANGAT: Atlet Pelatda NTB sedang latihan untuk menghadapi kualifikasi PON di GOR 17 Desember

MATARAM – Persiapan NTB dalam menghadapi PON XIX/2016 Jawa Barat juga mendapatkan perhatian dari DPRD. Terlebih adanya isu disharmoni antara KONI NTB dan cabor. a�?Di PON nanti kontingen NTB harus bekerja lebih keras, jika ingin mengulang kesuksesan seperti sebelumnya,a�? kata Ketua Komisi V DPRD NTB Hj Wartiah.

Dia meminta seluruh komponen yang terlibat diminta berjuang bersama demi meningkatkan prestasi daerah. Dengan menyinergikan segala kekuatan yang dimiliki, optimisme itu tetap dipelihara. KONI NTB sebagai induk organisasi yang menaungi pembinaan atlet, harus bekerja lebih ektra.

Untuk mewujudkan target 15 emas yang dibebankan Pemprov NTB bukanlah perkara mudah. Butuh perhatian khusus jika tak ingin gagal. a�?Tantangan prestasi olahraga dari tahun ketahun terus meningkat. Hal itu dapat dilihat dari giatnya daerah lain mendukung perjuangan atlet pada event nasional,a�? terangnya saat dikonfirmasi, kemarin (31/8).

Ia menjelaskan pada PON tahun depan, perjuangan kontingen Bumi Gora akan jauh lebih berat. Dan memiliki tantangan yang lebih sulit. Untuk mengulang sukses dibeberapa cabor unggulan, seperti atletik dan pencak silat.

Melihat persiapan yang dilakukan sejumlah daerah peserta, ia mengimbau seluruh atlet dan pelatih untuk berjuang lebih keras lagi. a�?Mudah-mudahan berjalan dengan lancar dan sukses. Yang paling penting didukung oleh semua pihak. Agar gelaran PON ini berjalan dengan lancar,a�? tegasnya.

Kata Wartiah, kunci sukses PON Jabar, adalah harus bersinergi agar pertanggung jawabannya jelas. Karena selain mempertahankan prestasi, kontingen juga dituntut bisa meningkatkan prestasi olahraga daerah di ajang dua tahunan itu.

a�?KONI bekerja optimal menyiapkan event olahraga terbesar di tanah air ini. Begitupun dengan pengurus cabor harus bekerja sesuai tugasnya masing-masing. Ini supaya tidak terjadi penyimpangan,a�? katanya.

Terkait dengan kabar kurang harmonisnya hubungan KONI dengan sejumlah cabor yang, kata Wartiah, pihaknya akan memanggil yang bersangkutan. Karena persoalan sepertiA� itu, tidak bisa disepelekan. Bisa-bisa mengancam target 15 emas PON.

a�?Kalapun pun demikian. Kita akan panggil cabor yang merasa kurang diperhatikan untuk mediasi dengan pihak KONI. Kita harus mendengarkan penjelasan masing-masing,a�? ungkapnya.

Hanya saja, ia tidak menapik, persoalan tersebut ada indikasi upaya oknum tertentu untuk memecah belah keutuhan KONI dengan cabor yang ada sekarang.

Lebih lanjut, ia berharap olahraga tetap menjaga profesionalisme. Tidak dicampuri dengan urusan politik. a�?Mungkin ini ulah orang yang tidak bertanggung jawab. Tapi ini mungkin saya belum berani memutuskan seperti itu. Jika memang keadaan belum kondusif, kita akan tindaklanjuti,a�? tandasnya. (zen/r9)

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Longsor!

Redaksi LombokPost