Lombok Post
Politika

Mahally Diadukan ke Badan Kehormatan

TGH Mahally Fikri
Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH Mahally Fikri. Dok

MATARAM – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Baperda) DPRD NTB Hj Baiq Isvi Rupaedah mengadukan TGH Mahally Fikri ke Badan Kehormatan (BK) DPRD NTB.

Politikus Partai Golkar itu tersinggung, begitu membaca komentar Mahally selaku Wakil Ketua DPRD NTB di salah satu media masa kemarin(03/09).

Isvi terkejut begitu mengetahui Mahally menyatakan kekecewaannya atas kegiatan uji publik terkait raperda perlindungan TKI dan Zakat, Infak, dan Sadaqah yang digelar Baperda NTB.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD NTB H Busrah Hasan mengakui adanya pengaduan tersebut. Dia berjanji akan mengklarifikasinya kepada pimpinan dewan. Jika dalam waktu tujuh hari tidak ada disposisi dari pimpinan DPRD NTB, menurut dia, BK DPRD NTB tetap akan menindaklanjuti surat tersebut.

a�?Memang ada pengaduan dan akan segera kami tindak lanjuti,a�? kata Busrah yang juga politikus Partai Golkar tersebut.

Dikatakan, BK DPRD NTB tetap mengacu pada tata tertib DPRD NTB dalam melaksanakan tugas. Sejauh ini pihaknya tidak menyikapi aduan yang tidak jelas asalnya terutama menyangkut anggota DPRD NTB.

Dia menyayangkan ada statment Wakil Ketua DPRD NTB TGH Mahally Fikri yang menyebut kegiatan Baperda dilakukan diam-diam. Padahal, kegiatan tersebut menurut dia sudah terjadwal dan dihadiri langsung oleh Ketua DPRD NTB.

a�?Tapi tetap akan kami klarifikasi terlebih dulu bagaimana persoalannya,a�?ungkap dia.

Plh Kabag Persidangan DPRD NTB Ahmad Suyuti membenarkan adanya kegiatan sosialisasi dan uji publik Raperda yang termasuk insiatif DPRD terkait ketenaga kerjaan dan zakat, infak, sadaqah itu.

Menurut dia, kegiatan itu diselenggarakan di Jayakarta Hotel dengan DPA Rp85 juta.

Kegiatan itu dihari 50 peserta di antaranya utusan Disnakertrans, Biro Kesra, Biro Hukum, Imigrasi, dan tokoh masyarakat. Bahkan kegiatan itu juga dihadiri NGO, namun tidak melibatkan wartawan.

a�?Ada juga Komisi V semua hadir, Baperda hadir termasuk dari kabupaten/kota,a�? ujar Suyuti.

Terpisah Wakil Ketua DPRD NTB TGH Mahally Fikri yang dikonfirmasi wartawan membantah dirinya mengeluarkan pernyataan yang memicu kegaduhan tersebut. Menurut dia, apa yang disampaikan untuk menampung aspirasi awak media yang tidak dilibatkan dalam kegiatan tersebut. a�?Saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan sampai menyatakan kecewa terhadap kegiatan uji publik itu,a�? tegas Mahally kepada wartawan.

Ditegaskan, pihaknya menghadiri kegiatan itu karena menerima undangan dari panita. Dia juga akan mengklarifikasi langsung pemberitaan tersebut kepada yang bersangkutan sehingga tidak membias dan memicu persoalan di internal DPRD NTB. (tan/r4)

Berita Lainnya

Janji Korban Gempa Harus Dituntaskan

Redaksi LombokPost

Garbi Bakal Gembosi PKS?

Redaksi LombokPost

HBK Dukung Program Zul-Rohmi

Redaksi LombokPost

Pendaftaran Calon Angota KPU Diperpanjang

Redaksi LombokPost

Sembilan Sekolah Lolos Babak Penyisihan Lomba Cerdas Cermat

Redaksi LombokPost

Partisipasi Pemilih Nasional Ditarget 77,5 Persen

Redaksi Lombok Post

Pemilu Serentak 2019 Ribet

Redaksi LombokPost

Ma’ruf Amin Kampanye di Pondok?

Redaksi Lombok Post

Tiga Caleg DPRD NTB Dinyatakan TMS

Redaksi LombokPost