Lombok Post
Politika

Optimistis Pilkada Kondusif

PENYEMANGAT : Senator DPD RI Hj Robiatul Adawiyah saat menyosialisasikan empat pilar kebangsaan di Pondok Pesantren Al-Ittihadiyah NW Sepakat Desa Ganti, Praya Timur, Lombok Tengah.

MATARAM – Senator DPD RI Hj Robiatul Adawiyah optimistis pilkada serentak di NTB berlangsung kondusif. Dia berharap masyarakat menjaga kesatuan dan persatuan dalam pelaksanaan pilkada serentak 2015.

Meskipun berbeda pilihan, menurut politikus yang akrab disapa Dewi Rasyid itu masyarakat harus saling menghormati.

Dikatakan, sekecil apapun gesekan yang terjadi pada pelaksanaan pilkada serentak dapat memengaruhi kondusifitas daerah. a�?Masyarakat harus saling menghormati pilihan masing-masing.

Semua harus bersatu menjaga kondusifitas karena ini mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila,a�?ujar Robiatul Adawiyah dalam sosialisasi empat pilar bangsa di Pondok Pesantren Al-Ittihadiyah NW Sepakat Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah belum lama ini.

Dewi Rasyid menegaskan, nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika tidak boleh luntur dan harus direfleksikan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurut dia, esensi dari nilai Bhineka Tunggal Ika adalah menjaga persatuan meskipun berbeda latar belakang baik etnis, suku, ras, dan agama.

Dia juga menjelaskan kondusifitas di daerah harus terus terjaga meskipun masyarakat di Pulau Lombok terdiri atas suku, agama, dan budaya yang beragam. a�?Maka itu, mari mulai memupun persatuan dari lingkungan keluarga, saling menghormati dan menghargai sehingga tercipta kehidupan yang rukun dan damai di masyarakat,a�? papar dia.

Dalam kesempatan itu Dewi Rasyid berpesan pada seluruh santri Pondok Pesantren Al- Ittihadiyah NW untuk lebih semangat dalam menuntut ilmu. Penguasaan ilmu yang luas menurut dia dapat berdampak pada etika dan moral yang baik.

Sementara itu Wakapolsek Praya Timur A Hidayatullah juga menekankan pentingnya menjaga keamanan terutama oleh pemuda. Dia berharap pemuda dapat memanfaatkan waktu luangnya kearah yang lebih positif.

Pilkada yang digelar pada Desember 2015 harus disikapi dengan positif. Hidayatullah menekankan agar pemuda tidak muda terprovokasi dan tersulut emosinya hanya lantaran persoalan yang sebenarnya dapat dibicarakan.

Wadanramil Lalu Yadhi juga mendorong pentingnya menjaga kesatuan dan persatuan. Masyarakat harus belajar dari peristiwa lepasnya Timor-Timur dari bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

a�?Justru itu kita harus berkomitmen menjaga kesatuan dan keutuhan bangsa ini. Sebagai bangsa yang kaya akan suku, agama, budaya, masyarakat tetap bernaung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang membuat iri bangsa lain,a�? tegas dia.

Dalam acara tersebut Robiatul Adawiyah menyerahkan bantuan langsung secara simbolis. Bantuan tersebut diterima Ketua Yayasan Pondok Pesantren AL- Ittihadiyah NW Mubasyirin, MPd.

a�?Semoga lembaga-lembaga pendidikan seperti Pondok Pesantren Al-Ittihadiyah NW Sepakat ini terus berkembang dalam membentuk calon generasi muda harapan bangsa.a�? tegasnya. (tan/r4)

Berita Lainnya

Janji Korban Gempa Harus Dituntaskan

Redaksi LombokPost

Garbi Bakal Gembosi PKS?

Redaksi LombokPost

HBK Dukung Program Zul-Rohmi

Redaksi LombokPost

Pendaftaran Calon Angota KPU Diperpanjang

Redaksi LombokPost

Sembilan Sekolah Lolos Babak Penyisihan Lomba Cerdas Cermat

Redaksi LombokPost

Partisipasi Pemilih Nasional Ditarget 77,5 Persen

Redaksi Lombok Post

Pemilu Serentak 2019 Ribet

Redaksi LombokPost

Ma’ruf Amin Kampanye di Pondok?

Redaksi Lombok Post

Tiga Caleg DPRD NTB Dinyatakan TMS

Redaksi LombokPost