Lombok Post
Kriminal

Kejati NTB Usut Padepokan Silat

Sutapa
Juru Bicara Kejati NTB

MATARAM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB mengusut dugaan korupsi baru. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, Kejati NTB mulai mengusut dugaan korupsi dalam proyek pembangunan padepokan silat di Gelanggang Olahraga (GOR) 17 Desember Turida.

Informasi yang diperoleh, kejati mulai mengumpulkan dokumen-dokumen yang terkait dengan proyek padepokan silat. Termasuk beberapa keterangan dari sejumlah pihak. Kejati bahkan telah mendapatkan dokumen terkait proyek yang rampung pada Mei 2012 lalu itu.

a�?Minggu lalu sudah kita minta dokumen pengerjaan kepada salah satu pihak yang terlibat dalam proyek padepokan silat,a�? jelasnya.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTB I Made Sutapa yang dikonfirmasi mengatakan, masih belum mengetahui penanganan kasus tersebut. a�?Masih belum tahu. Akan saya cek kebagian pidana khusus,a�? ujar Sutapa.

Namun lanjutnya, kalaupun benar, pihaknya akan menindaklanjuti dengan mengumpulkan data dan keterangan terkait dengan proyek padepokan silat. a�?Jika ditemukan ada unsur pidana, tentu proses yang sekarang ini akan kita lanjutkan,a�? pungkasnya.

Diketahui, gedung padepokan silat yang dibangun di lahan GOR 17 Desember, menyerap anggaran Rp 6,5 Miliar. Proyek pembangunan sendiri dipercayakan kepada PT KJU selaku kontraktor pelaksana.

Dalam rencana pengerjaan, proyek padepokan silat ini semestinya rampung pada 31 Desember 2011. Namun pengerjaannya molor hingga Mei 2012. (cr-dit/r4)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost