Lombok Post
Praya

Makelar Motor Curian Diringkus

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah (loteng) AKP Taufik, kemarin.

PRAYA – Dua terduga penadah motor curian yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dibekuk polisi Kamis (3/9) kemarin(06/09). Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda.

DPO pertama berinisial SH. Penangkapan ini bermula dari penggerebekan yang dilakukan polisi Selasa (1/9) kemarin (06/09) di Dusun Kesambik, Desa Sengkerang, Praya Timur.

Di tempat itu, polisi menyita barang bukti berupa lima unit sepeda motor dan 22 rangkanya. Sayang dalam penggerebekan tersebut pelaku tak tertangkap.

Beberapa hari kemudian SH akhirnya berhasil diringkus di salah satu kos-kosan di Desa Puyung, Jonggat. Saat penggerbekan, pelaku tidak melakukan perlawanan.

a�?Pelaku 480 KUHP inisial SH sudah kita bekuk,a�? kata Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah (loteng) AKP Taufik, kemarin(06/09).

SH, terangnya diduga merupakan spesialis penadah kendaraan roda dua. Polisi menyebutnya sebagai salah satu pemain lama.

Dia menampung motor hasil kejahatan di sejumlah tempat di Loteng, hingga Lombok Timur (Lotim).

Modus yang dilakukan pelaku adalah menampungA� hasil curian dengan menghilangkanA� identitas kendaraan. Seprti nomor polisi, nomor mesin dan nomor rangka, hingga memotong bagian rangka motor. Tujuannya, untuk memudahkan pelaku menjualnya secara terpisah.

a�?Yang merasa motornya hilang, agar memeriksa ke Polres,a�? jelasnya.

Di hari yang sama dengan penangkapan SH, polisi menangkap DN. Polisi menyebut DN ditangkap saat tengah menenggak minuman keras lokal jenis tuak di Gemel, Jonggat.

Pelaku yang satu disebut ini merupakan pemain kawakan. Modusnya pelaku mengupahA� warga untuk menyembunyikan hasil kejahatannya.

Mereka diberi upah sebesar Rp 100 ribu per unit motor.

Kasus itu terbongkar, setelah polisi membekuk inisial NH seorangA� anak di bawah umur pada Mei lalu di Desa Bilelando, Praya Timur. Di tangan NH itu, polisi menyita enam motor.

Satu diantaranya, motor milik warga asing asal Jerman yang dibegal di Blongsong, Desa Kidang.

a�?Kami terus melakukan menyisir terhadap kantong-kantong kejahatan di seluruh titik di Loteng. Mohon dukungan masyarakat,a�? seru Taufik.(dss/r3)

Berita Lainnya

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Jangan Larang Anak-Anak Masuk Masjid

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Hujan Datang, Longsor Mengancam

Redaksi LombokPost

Anggaran Tidak Terduga Tetap Tersedia

Redaksi LombokPost

PAD Bocor, Pemkab Libatkan BPK

Redaksi LombokPost

Jangan Jadi TKI Turun Temurun

Redaksi LombokPost

Hujan Mulai Minta Korban

Redaksi LombokPost

TNI Marathon Dongkrak Pariwisata Loteng

Redaksi LombokPost