Lombok Post
Bima - Dompu

Pj Bupati : Tunggu Saja Sanksinya

Bupati
bupati BIMA

BIMA – Maraknya pemberitaan tentang keterlibatan PNS dalam politik praktis membuat kuping penjabat bupati panas. Bupati kelahiran pulau Lombok ini menegaskan akan segera mengambil tindakan tegas.

“Kuping saya sudah panas mendengar kabar yang menyorot keterlibatan PNS. Jangan pancing saya untuk mengambil tindakan tegas,” kata bupati H Bachruddin saat apel gabungan di halaman Kantor Bupati Bima, kemarin (7/9).

Apel gabungan yang diikuti seluruh kepala SKPD tersebut berlangsung tegang. Bupati meminta aparatur sipil negara (ASN) untuk menahan diri dan tidak ikut-ikutan berpolitik.

a�?Tugas aparatur negara hanya melayani masyarakat secara proposional. Kalau tidak bisa menahan diri, tunggu saja sanksinya,a�? tutur Kepala BPMD NTB ini.

Penjabat bupati juga menegaskan, agar PNS tidak memanfaatkan fasilitas negara untuk keperluan politik. Seperti mobil yang diplat hitamkan.

a�?Apalagi digunakan untuk berkampanye pasangan calon,a�? tandasnya.

Menyikapi persoalan itu, bupati menginstruksikan agar kendaraan dinas dikembalikan ke daerah. “Saya nggak main-main. Semua kendaraan mulai hari ini (kemarin, red) dikumpulkan untuk dicek,” terangnya.

Menurut dia, kinerja SKPD belum optimal dalam penyerapan anggaran. Dia meminta agar pimpinan SKPD segara mengevaluasi kinerja masing-masing.

“SKPD harus fokus pada penyerapan anggaran dan segera dievaluasi,” pungkasnya. (dam/r8)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara