Lombok Post
Sportivo

Sudirman Akan Promosi ke Skuad Senior

sudiman
sudiman

JAKARTA – Kesuksesan Sudirman Hadi memenangi Kejurnas Atletik 2015 di nomor bergengsi 100 meter putra, membuatnya dilirik untuk promosi ke dalam skuad pelatnas senior. Apalagi catatan waktu atlet yang selama ini menghuni pelatnas remaja tersebut, cukup kompetitif.

Catatan waktu Sudirman tidak kalah bersaing dengan sprinter senior pelatnas seperti Yaspi Boby. Sudirman mampu berlari dengan catatan waktu 10,46 detik dalam partai puncak nomor bergengsi 100 meter putra pada Kejurnas Atletik 2015.

Menurut Kabidbinpres PB PASI, Paulus Lay, pihaknya saat ini membuka pintu untuk memasukkan atlet asal NTB itu ke pelatnas senior.

a�?Untuk SK saat ini masih belum bisa, mungkin selanjutnya. Mudah-mudahan, akan kami usulkan untuk kasih masuk,a�? ujar Paulus. a�?Tapi nanti kami lihat juga prosesnya bagaimana, karena dia kan dari junior ke senior jadi harus bisa menyesuaikan,a�? ungkapnya.

Menurutnya, hadirnya Sudirman juga akan mampu membuat persaingan sprinter di tingkat senior semakin sengit. Sebab dengan semakin banyaknya sprinter dimiliki, maka aura persaingan antar atlet juga kan menjadi ketat.

Pelatih Sudirman Hadi, Agustinus Ngamel mengatakan, bahwa sudah sewajarnya jika saat ini anak didiknya masuk skuad Pelatnas. Apalagi dalam dua kejuaraan senior terakhir, Sudirman mampu tampil konsisten dengan waktu yang cukup kompetitif. Pada Jateng Open 2015 bulan Mei mampu berlari 10,41 detik dan pada Kejurnas Atletik 2015 lalu dengan catatan waktu 10,46 detik.

a�?Menurut saya sudah pantas di senior. Apalagi dalam dua event sudah membuktikan sendiri bahwa dia konstan. Program latihannya juga belum saya program ke level senior, terutama untuk latihan strength. Jadi saya yakin bisa lebih baik. Namun kembali lagi itu semua bukan keputusan saya,a�? ujar Agustinus Ngamel.

Namun mantan sprinter nasional era 90-an tersebut mengatakan bahwa kehadiran Sudirman justru akan membawa manfaat positif untuk perkembangan tim sprinter senior saat ini.

a�?Sprinter senior yang banyak pulang ke daerah dan leha-leha pasti akan berpikir kembali. Sebab jika berleha-leha bisa saja dilibas juga. Jadi ini (Kalau bergabung, red) bagus untuk pelatih, bagus juga untuk atlet,a�? ungkapnya. (mid/r9)

Berita Lainnya

PENENTU JUARA, BARCELONA VS ATLETICO MADRID

Redaksi LombokPost

Ancaman Sudah Nyata, Tak Ada Waktu untuk Santai

Redaksi LombokPost

Perbakin Usulkan Petembak Nasional ke Pelatda

Redaksi LombokPost

Rohani Akan Dititip di Pelatnas

Redaksi LombokPost

BSLU Cup II Datangkan Petenis Meja Terbaik Indonesia

Redaksi LombokPost

Perda Solusi Atasi Masalah Anggaran Olahraga

Redaksi LombokPost

Atletik Belum Panik, Hasil Jatim Open akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Bibit Sprinter Muncul di Fun Kids Athletic Supiati Cup

Redaksi LombokPost

Empat Atlet Resmi Jadi ASN

Redaksi LombokPost