Lombok Post
Kriminal

Polisi Cari Korban Lain

Dirreskrimum Polda NTB AKBP Anom Wibowo

MATARAMA�– Penyidik Dit Reskrimum Polda NTB terus mencari korban lain kasus dugaan prostitusi di bawah umur (pedofilia) A�terselubung di NTB. Sebelumnya, polisi sudah menemukan satu korban, Minggu (1/5).

Terungkapnya kasus tersebut berawal dari penangkapan seorang yang diduga bertindak sebagai konsumen dalam bisnis tersebut. Biasanya mereka menyebarkan informasi prostitusi tersebut melalui internet.

Dugaan itu semakin diperkuat dengan dihadirkannya korban berinsial Ar. Pemuda A�17 tahun asal Pringgarata, Lombok TengahA� itu mengaku telah dijual kepada seseorang.

a�?Kita cari korban lain dulu. Yang pasti kita masih kembangkan,a�? kata Dirreskrimum Polda NTB AKBP Anom Wibowo.

Anom menerangkan, ada dugaan bahwa bisnis tersebut sudah lama dilakoni pelaku. Namun, saat ini baru muncul ke permukaan.

a�?Ada mengarah ke prostitusi pedofil dan gay terselubung,a�? ucapnya.

Namun lanjutnya, semua itu butuh bukti yang kuat dan valid. Pasalnya, untuk membuktikan kasus seperti itu tidak mudah.

a�?Sulit juga mengungkap kasus ini,a�? imbuhnya.

Sementara itu korban A mengaku, bahwa dirinya masuk perangkap bisnis tersebutA� setelah mengenal salah seorang yang tinggal di Senggigi.A� Namun, seiring berjalnnya waktu, temannya itu mencoba merayunya untuk berkenalan dengan seorang bule. A�Dua bulan setelah kenalan, A kembali datang kerumah rekannya itu. a�?Saya dipaksa sama dia. Meskipun saya sudah menolak,a�? jelasnya. (arl/r3)

Berita Lainnya

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost

Kejati NTB Selamatkan Uang Negara Rp 4 Miliar

Redaksi LombokPost

TNI Polri di NTB Tetap Solid

Redaksi LombokPost

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost

Aksi Penjambret Terhenti Setelah Tiga Jam Beraksi

Redaksi LombokPost

Polda NTB Raih Hassan Wirajuda Award

Redaksi LombokPost

Kabur, Pasien RSJ Selagalas Gantung Diri

Redaksi LombokPost

Penyidik Siap Gelar Perkara Laporan Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Jaksa Tuntut Ringan Terdakwa Tapun

Redaksi LombokPost