Lombok Post
Praya

Melihat Tempat Istirahat dua Presiden RI di Loteng

Tempat Istirahat Presiden RI
KAMAR MEWAH: Inilah kamar Novotel Resort, Lombok Tengah (Loteng), yang biasa digunakan Presiden Joko Widodo untuk beristirahat, belum lama ini.

Sudah dua Presiden RI, yang pernah beristirahat di Novotel Resort, Lombok Tengah (Loteng). Dari yang menginap sehari, hingga hanya singgah puluhan menit saja.

PRAYA – Novotel Resort memang jarangA� sepi dari pengunjung. Khususnya, wisatawan asing. Kalau wisatawan nusantara, bisa dihitung dengan jari.

A�A�A�A�A�A�A� Jika berbicara fasilitas, hotel tersebut tidak ada bedanya dengan hotel-hotel berbintang pada umumnya. Hanya saja, Novotel punya ciri khas, mempertahankan suasana tradisional Sasak, Lombok dalam arsitekturnya. Selain itu Novotel merupakan satu dari sedikit hotel di NTB yang pernah disinggahi presiden republik Indonesia.

Salah satunya adalah, Presiden Joko Widodo. Orang nomor satu di Indonesia itu, sudah dua kali menginjakkan kakinya ke Novotel Resort. Terakhir, Jokowi beristirahat beberapa puluh menit, pada puncak acara hari pers nasional (HPN) di Pantai Kuta.

a�?Selama ini, beliau tidak pernah menginap. Kecuali, tamu kenegaraan lainnya seperti Menteri, duta besar atau para gubernur,a�? ujar personal assistant to GM and PR Novotel Resorts Baiq Atikah.

Untuk menyambut kedatangan Presiden, cerita Atikah seluruh managemen Novotel biasanya bekerja ekstra, dari mempersiapkan piring, sendok dan gelas khusus, hingga hal yang terkecil seperti, kebersihan kamar mandi dan taman. Termasuk, tata cara penyambutannya.

a�?Saat SBY menjadi Presiden, beliau dan istri pernah sekali menginap,a�? ujar sembari menunjukkan kamar-kamar yang biasa digunakan para Presiden tersebut. a�?Inilah kamar hotel, yang biasa digunakan Presiden Jokowi dan SBY, untuk beristirahat,a�? lanjut Atikah.

Suasana kamar prsiden ini tetap sesuai ciri khas Novotel. Ruang luas dalam suasana rumah adat Sasak, Lombok. Lengkap dengan fasilitas standar presiden.

Kendati Presiden, kata Atikah tetap mereka mengeluarkan biaya penginapan, tidak gratis. Apalagi, tamu kenegaraan lainnya. Kalau kamarnya full, maka terpaksa Novotel menolak tamu tersebut. Kecuali, tamu-tamu istimewa semacam presiden dan pejabat penting lainnya.

A�a�?Sejuah ini, mereka yang pernah menginap di Novotel, Alhamdulillah menyanjungi Novotel yang tetap mempertahankan tradisi Sasaknya. Apalagi, obyek wisatanya,a�? ujar Atikah. (Dedi Shopan Shopian/r3)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost