Lombok Post
Pendidikan

Sudah Tidak Zaman Corat-coret Seragam!

Coret-coret seragam
APES: Siswa SMA yang merayakan kelulusan ditilang Polisi Lalu Lintas di simpang empat Rembiga, Sabtu (7/5).

MATARAMa��Entah apa yang ada dipikiran pelajar dari Kota Mataram. Begitu hasil ujian nasional (UN) diumumkan mereka langsung mencorat-coret seragamnya. Padahal jauh hari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Mataram sudah meminta sekolah meliburkan siswanya.

a�?Kami dilarang corat-coret di sekolah, makanya kami kumpul di Lapangan Selagalas,a�? kata Salah satu pelajar SMAN 6 Mataram Cepeh, Sabtu (7/5).

Tidak hanya corat-coret seragam, sambungnya, sejumlah rekannya pun membawa petasan. Usai aksi itu mereka pun meluncur ke Bukit Korea. Meski banyak polisi menghadang konvoi pelajar ini, tidak membuat mereka takut.

a�?Ada yang ke Sesaot, ada yang ke Taman Narmada, dan ada yang ke Senggigi. Mereka menyebar,a�? imbuhnya.

Di tempat lain, sekitar Jalan Panjitilar, Jalan Lingkar Selatan, dan ruas jalan lainnya sejumlah siswa asyik konvoi. Tahun ini aksi konvoi dan corat-coret masih terjadi. Meski jumlahnya tidak banyak seperti tahun sebelumnya.

Kadis Dikpora Kota Mataram H Sudenom mengatakan, untuk menghindari corat-coret Dikpora Mataram meliburkan siswanya. Dikpora sudah meminta sekolah mengumumkan kelulusan siswanya melalui website.

a�?Siswa dilarang datang ke sekolah,a�? katanya.

Sudenom mengatakan, ia juga sudah mengimbau sekolah mencegah siswanya corat-coret seragamnya. Ia meminta siswa untuk menyumbangkan seragam untuk siswa kurang mampu.

a�?Lebih baik seragam disumbangkan dari pada dicoret tidak karuan,a�? urainya.

Ditambahkan, untuk aksi corat-coret seragam belum tentu dilakukan siswa dari Kota Mataram. Sejumlah siswa luar Kota Mataram pun konvoi dan corat-coret di Kota Mataram.

a�?Kami juga sudah meminta sekolah untuk mengawasi siswanya pada pengumuman kelulusan,a�? tutupnya.

Seperti diketahui, aksi corat-coret seragam tentu sudah tidak zaman dipertahankan. UN sekarang ini bukan menjadi penentu kelulusan. Sejak dua tahun lalu penentu kelulusan berada di masing-masing sekolah. Tentu euforia yang dilakukan siswa berlebihan dengan corat-coret seragam dan konvoi. (jay/r11)

Berita Lainnya

Kasek Harus Memiliki Sertifikat Cakep Nasional

Redaksi LombokPost

500 Mahasiswa UNW Ikuti PERTAMA

Redaksi LombokPost

Jurusan Pertanian SMKN 7 Mataram Kurang Diminati

Redaksi LombokPost

KBM di Kota Mataram Mulai Normal

Redaksi LombokPost

Bantuan Kemendikbud Untuk Guru PNS Rp 1,5 Juta, Honor Rp 2 Juta

Redaksi Lombok Post

Bhayangkari Percantik Taman Baca di Pesisir Pantai

Redaksi LombokPost

Sintya, Siswi MAN 1 Mataram Juara Ajang KSM Bidang Fisika

Redaksi LombokPost

SMAN 10 Mataram Kekurangan Siswa

Redaksi LombokPost

Dua Siswa Lotim Masuk Tim Paskibraka Nasional

Redaksi LombokPost