Praya

Komputer Gangguan, UNBK Molor

UNBK

PRAYA – Betapa kagetnya peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di dua sekolah penyelenggara, di Lombok Tengah (Loteng). Komputer yang digunakan tiba-tiba mengalami gangguan teknis, para pengawas dan guru pun tidak bisa berbuat banyak. Kecuali, menunggu arahan dari Dinas Dikpora setempat.A�A�A� Gara-gara kejadian itu juga, pelaksanaan UNBK di SMP I Praya dan SMP 2 Praya, molor satu jam.

A�a�?Waktu anak-anak kami menjawab soal, komputernya restart,a�? kata kepala sekolah (kasek) SMP I Praya Majri, kemarin.

a�?Komputernya hidup mati dan hidup mati. Kondisi itu pun membuat kami memutuskan untuk menunda UNBK, sembari berkoordinasi dengan Dikpora,a�? lanjut Majri.

Hingga, satu jam berjalan, peserta UNBK tidak mengerjakan soal ujian, mereka diberikan arahan untuk menunggu sambil belajar. Hanya saja, wajah gugup dan ketakutan mereka, tidak bisa disembunyikan. Para guru pun, ungkapnya berusaha menenangkan mereka. Hingga, tepat pukul 08.30 Wita, mereka kembali mengerjakan soal UNBK seperti biasa.

a�?Harusnya, sesi pertama itu pukul 07.30 Wita, tapi molor. Sesi dua dan tiga pun, ikut molor,a�? ujar ketua MKKS tingkat SMP se Loteng tersebut.

Di tempatnya itu, jumlah peserta UNKB mencapai 327 orang. Banyaknya peserta tersebut, tentu tidak sebanding dengan jumlah komputer. Sehingga, pihaknya membuat kebijakan pelaksanaan ujian tiga sesi.

a�?Jauh-jauh hari, kami juga telah bersurat ke PLN, agar tidak memadamkan listriknya,a�? kata Majri.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikpora Loteng HL Idham Khalid mengatakan, gangguan yang terjadi di dua sekolah penyelenggara UNBK, bukan karena kesalahan sekolah bersangkutan. Melainkan, kelemahan yang dimiliki Dikpora NTB. Karena, merekalah yang sepenuhnya bertanggungjawab.

a�?Kami melihat gangguan terjadi, karena aplikasi UNBK dari provinsi yang tidak jelas. Tapi, Alhamdulillah sudah teratasi. Mudah-mudahan hari berikutnya berjalan lancar,a�? kata Idham, terpisah.

Total peserta UNBK tingkat SMP/MTs tahun ini, terang Idham mencapai 16.131 orang.

a�?Jangan sampai gara-gara gangguan itu, justru mempengaruhi psikologis anak-anak kita. Di sinilah peran guru, untuk memberikan pencerahan,a�? ujarnya.

Jika permasalahan yang sama terjadi lagi, pihaknya meminta agar penyelenggara cepat berkoordinasi. Karena, pelaksanaan UNBK masih berjalan, hingga 12 Mei mendatang. a�?Kalau sekolah yang ujian manual, Alhamdulillah tidak ada masalah. Semua berjalan lancar dan aman,a�? tambah Idham. (dss/r3)

Related posts

Jambret Beraksi di Jurang Jaler

Redaksi Lombok Post

Poltekpar Lombok Terima Mahasiswa Baru

Redaksi Lombok post

SKPD Dianggap Tak Patuhi Perbup

Redaksi Lombok post

Leave a Comment