Lombok Post
Selong

Lotim Banyak Ekspor Buruh Kasar

buruh kasar
URUS KEBERANGKATAN: Seorang calon TKI saat mengurus proses keberangakatan di Dinsosnakertrans Lombok Timur, kemarin (9/5).

SELONG – Lombok Timur (Lotim) hingga kini masih tercatat sebagai kabupaten pengirim TKI terbesar di Indonesia. Sayangnya mayoritas tenaga kerja yang dikirim merupakan buruh kasar yang bekerja pada level rendahan dengan gaji yang rendah pula.

a�?Itu realitanya, kita belum banyak masuk ke level menengah apa lagi atas,a�? kata Sekretaris Dinas Sosial Tenaga Kerja Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Lotim H Ridatul Yasa, kemarin.

Untuk meningkatkan level para TKI Lotim, Yasa mengungkapkan terus menjajaki peluang yang ada. Salah satunya bekerja sama dengan pihak Jepang untuk penempatan tenaga kerja dengan keterampilan. Tak lagi menyasar sektor informal, mereka nantinya akan dipekerjakan di perusahaan-perusahaan negara matahari terbitu tersebut.

a�?Nantinya Loka Latihan Kerja (LKK) akan dimanfaatkan untuk pelatihan sebelum pemberangkatan,a�? ujarnya.

Kabid Bina Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja HM Supriadi mengatakan 92,71 persen TKI daerah ini menggunakan ijazah SD untuk berangkat ke luar negeri. Hal tersebut menjadi gambaran kualifikasi tenaga kerja Gumi Selaparang.

A�Dari 4.561 TKI yang diberangkatkan hingga Sabtu (7/5) lalu, 94,77 persen untuk penempatan Malaysia bagian barat yang umumnya bekerja di ladang-ladang sawit. a�?Harus diakui, TKI kita masih hanya sebagai buruh kasar saja,a�? ungkapnya.

Padahal jika bisa mengejar pasar yang lebih tinggi, pemasukan tentu akan bertambah. Pasar Asia Timur semisal Jepang, Korea, hingga Taiwan dianggap menjadi ladang potensial yang harusnya bisa dimasuki. Syaratnya, tentu saja memiliki skil dan keterampilan yang mumpuni. a�?Kalau di sana kerjanya pakai otak, bukan otot,a�? tukasnya. (yuk/r3)

Berita Lainnya

Dikbud Gagalkan Pernikahan Dini Jelang UN

Redaksi LombokPost

Kepala Disnakertrans Paling Diminati

Redaksi LombokPost

Dinsos Usulkan Tambahan 18 Ribu KK Penerima Jadup

Redaksi LombokPost

M Rido Abdillah, Penderita Tumor Ganas di Rahang dan Mata

Redaksi LombokPost

KPU Laksanakan Rekomendasi Bawaslu

Redaksi LombokPost

Ratusan Guru Jadi PPS dan PPK

Redaksi LombokPost

Ketika Amaq Marisah Terpaksa Membawa Anaknya Mengemis di Pinggir Jalan

Redaksi LombokPost

Puluhan Petugas KPPS dan PPS “Tumbang”

Redaksi LombokPost

Baru Empat Sekolah UNBK Mandiri

Redaksi LombokPost