Lombok Post
Kriminal

Polisi Akan Koordinasi Gubernur

AKBP Wingky Adhityo Kusumo
AKBP Wingky Adhityo Kusumo

MATARAM – Penyidik Polres Lombok Barat (Lobar) akan berkoordinasi dengan Gubernur NTB HM Zainal Majdi dalam waktu dekat. Langkah itu terkait penetapan tersangka atasanggota DPRD berinisial Rm yang diduga menggunakan ijazah palsu.

a�?Itu kita lakukan sebagai proses birokrasi konstitusional,a�? kataA� Kapolres Lombok Barat AKBP Wingky Adhityo Kusumo saat ditemui di Asrama Haji Mataram, kemarin (11/5).

Selain itu, proses itu dilakukan untuk mendapatkan ijin dari gubernur guna melakukan tindakan hukum selanjutnya terkait dengan kasus tersebut. Wingky menegaskan, protes Rm terhadap dirinya yang tidak menerima surat pemberitahuan tersangka menurutnya tidakA� menyalahi prosedur.

a�?Itu tidak penting dia akan mendapatkan surat pemberitahuan atas statusnya dalam kasus tersebut atau tidak,a�? tegasnya.

a�?Yang terpenting itu adalah ijin dari gubernur,a�? ujarnya.Wingky mengungkapkan, penyidik sudah memeriksa beberapa saksi. Diantaranya, pihak sekolah yang mengeluarkan ijazah, Dikpora, dan KPU.

Dari keterangan saksi,A� nomor ijazah tidak terdaftar di dalam catatan Dikpora. Itu yang menguatkan kader partai Hanura itu ditetapkan sebagai tersangka.

a�?Kita sudah tetapkan Rm sebagai tersangka setelah memeriksa beberapa saksi,a�? ujarnya. a�?Hari ini, Rabu (11/5) sudah kita panggil Rm untuk diperiksa kembali,a�? sambungnya. (arl/r3)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost