Lombok Post
Metropolis

Dibantot Saja Tidak Cukup

MATARAM – Hukuman tambahan berupa kebiri bagi penjahat seksual anak dianggap tak cukup. Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi meminta agar hukuman pokok yang dijatuhkan untuk predator anak bisa lebih berat lagi.

a�?Kalau terjadi kasus seperti di daerah lain yang sampai korban pelecehan seksualnya dibunuh, tidak ada hukuman yang setimpal selain hukuman seumur hidup,a�? tegas TGB, kemarin.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah pusat memastikan bakal mengeluarkan Perppu yang mengatur pemberatan dan penambahan hukuman bagi para predator tersebut. Salah satu hukuman tambahan itu adalah kebiri, yang bakal menghilangkan fungsi seksual sementara waktu.Keputusan itu diambil dalam rapat terbatas di kantor Presiden, Rabu (11/5).

a�?Kalau sepemahaman saya, kebiri itu kan sebatas menghentikan fungsi seksual sementara waktu. Untuk kasus tertentu, perlu disertai dengan hukuman seumur hidup,a�? kata TGB.

Ia menekankan, kejahatan seksual terhadap anak adalah kejahatan luar biasa. Tindakan tersebut bisa menghancurkan masa depan korban. Menurut TGB hukuman yang dijatuhkan kepada korban pun juga harus luar biasa.

a�?Tidak boleh diringan-ringakan atas nama hak asasi, dengan anggapan pelaku masih bisa dibina,a�? lanjutnya.

TGB menjelaskan, jumlah kasus kejahatan seksual terhadap anak di NTB memang tergolong menkhawatirkan. Sama menkhawatirkannya dengan kasus penyalahgunaan narkoba dan pornografi.

Pada kesempatan yang berbeda, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB sempat merilis jumlah kasus kekerasan terhadap anak semakin meningkat setiap tahunnya.

Sesuai data Polda NTB dari tahun 2014 kasus kekerasan terhadap anak hanya ada 148, tapi di tahun 2015 naik menjadi 311.Dari jumlah kasus tersebut sebagian besar merupakan kasus kekerasan seksual. Pelakunya, biasanya merupakan orang sudah dewasa dan merupakan orang-orang terdekat anak.

a�?Untuk setiap kasus kejahatan seksual terhadap anak,A� saya minta semua penegak hukum di sini agar menjatuhkan hukuman paling berat kepada pelaku. Harus hukuman yang maksimal,a�? tegas TGB.

Gubernur juga berencana untuk mengusulkan ke DPR RI untuk mengamandemen UU yang mengatur hukuman bagi predator anak.a�?Kita akan minta DPR RI agar lebih memberatkan lagi hukumannya bagi pelaku,a�? tegas TGB.

Hukuman berat terhadap predator anak itu, menurut TGB, perlu dijatuhkan pula meski untuk anak di bawah umur. a�?Orang yang melakukan pemerkosaan walaupun di bawah umur itu sudah merusak masa depan orang. Jadi tetap harus dikenakan hukuman yang sesuai,a�? tegas gubernur. (uki)

Berita Lainnya

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post