Lombok Post
Metropolis

Eksekutif Masih Kerja Konvensional

H Husni Thamrin
H Husni Thamrin Anggota DPR

MATARAM – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram masih senang bekerja secara konvensional. Takut melakukan perubahan. Kurang berani menghadapi tantangan. Akibatnya inovasi masih kurang dalam pelayanan.

Hal itu dikatakan Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kota Mataram H Hunsi Thamrin, Kamis (12/5). a�?Saya lihat kerja eksekutif masih konvensional, belum modern. Pergerakannya belum modern,a�? kata politisi PPP ini.

Kerja dengan pola konvensional dalam hal ini bekerja biasa-biasa. Tidak mau ada terobosan. Tidak mau ada tantangan. Padahal Kota Mataram ini adalah barometer bagi daerah lain. Menurutnya, sebagai barometer, SKPD harus berani menghadapi tantangan.

a�?Kenapa KLU berani, kita kok tidak?a�? katanya.

Diberitakan sebelumnya, eksekutif masih ragu pisah dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Memang, apalagi membentuk perusahaan sendiri.

Badan Lingkungan Hidup (BLH) ragu dengan potensi air yang ada. Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh juga masih harus berpikir panjang untuk menyetujui usulan itu. Butuh kajian serius.

Menurut Thamrin, pemerintah tidak perlu ragu membentuk perusahaan daerah sendiri. Ada tiga perusahaan daerah yang diusulkan yakni Raperda tentang pembentukan PDAM, Raperda tentang pembentukan perusahaan daerah pengelola parkir, dan Raperda tentang pembentukan perusahaan daerah pengelola pasar.

a�?Makanya inikan perlu kajian, kita bergerak sambil kita melakukan pertemuan-pertemuan dengan eksekutif,a�? jelasnya.

Kota Mataram harus belajar dari daerah yang lebih maju. Mereka membentuk perusahaan daerah kemudian terjadi peningkatan pendapatan yang luar biasa. Seperti di Bandung, Kota Denpasar. Mereka berhasil mengelola parkir. Pendapatan Asli Daerah (PAD) tinggi dari sektor ini.

Thamrin menjelaskan, pemisahan PDAM bertujuan dalam rangka meningkat PAD dan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Juga merekrut tenaga kerja. Sebab sumber daya manusia (SDM) di Mataram banyak.

Mereka bisa direkrut bekerja di perusahaan tersebut.Sehingga fraksi-fraksi DPRD mengusulkan untuk membentuk perusahaan yang mengelola air bersih, parkir dan pasar.

a�?Tentu saja ini baru usulan ini akan kita lakukan kajian,a�? kata Thamrin.

Ia berharap usulan ini disambut baik. SKPD harus merasa tertantang, bukan sebaliknya belum diusulkan sudah mundur. Artinya, jika mundur kerjanya masih konvensional. Tidak mau ada terobosan. a�?Padahal Mataram ini barometer,a�? cetusnya.

Mengenai sumber air bisa dibeli. Bisa juga menggali sumber-sumber di kota. Menurutnya sumber mata air banyak, tinggal kita maksimalkan saja.

a�?Dengan dia berani berpisah, akan terjadi lompatan dan menjadi sejarah bagi periode Ahyar Abduh. Ada peninggalan yang bersejarah,a�? kata Thamrin.

Menurutnya jika tetap bergabung dengan PDAM Giri Menang pendapatan dan pelayanan tidak akan maksimal. Sebab perhatiannya pecah, antara Kabupaten Lombok Barat dengan Mataram. Tapi ketika PDAM berdiri sendiri perhatiannya fokus ke Mataram.

a�?Sebenarnya sudah 20 tahun lalu kita usulkan,a�? tambahnya.

Untuk mendapatkan untung, perusahaan tentu harus didampingi di awal-awal tahun. Sampai mereka bisa mendiri dan merekrut tenaga profesional. Menurutnya cara ini tidak akan menambah birokrasi. Sebab hasilnya jauh lebih besar.

Dalam hal parkir dan pasar, benar SKPD bekerja tapi di lapangan masih banyak terjadi dugaan kebocoran PAD. Pendapatan dari parkir tidak wajar dengan volume kendaraan yang terus meningkat. Jika dikelola profesional, lebih banyak pendapatan yang bisa ditarik.

a�?Memang tantangan di sini berat, bagaimana berhadapan dengan jukir sudah lama. Bagaimana menyadarkan mereka,a�? ungkapnya.

Tapi justru tantangan inilah yang harus hadapi. Pemerintah harus benar-benar bekerja keras jika ingin memaksimalkan potensi yang dimiliki. (ili/r6)

Berita Lainnya

Taksi Online Jangan Parkir Sembarangan!

Redaksi LombokPost

Bantuan Jadup Urung Disalurkan

Redaksi LombokPost

Pajak Panelnya Dihapus Dong!

Redaksi LombokPost

Rajin Blusukan ke Sejumlah Sentra Kerajinan Tenun

Redaksi LombokPost

Kreatif..!! Babinsa di Mataram Ganti BBM Motor Dengan Elpiji 3 Kg

Redaksi LombokPost

Ada Kemungkinan Passing Grade Diturunkan

Redaksi LombokPost

Anggota Pokmas Harus Lebih Rajin

Redaksi LombokPost

Mantap, Wali Kota Ingin UMK Naik

Redaksi Lombok Post

Peserta Tes CPNS Dilarang Bawa Jimat

Redaksi Lombok Post