Lombok Post
Kriminal

Pejabat Baru Diminta Tuntaskan Kasus

DILANTIK : Mantan Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Jon Wesly Arianto (kanan) dilantik sebagai Kapolres Dompu oleh Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono (kiri) di Mapolda, kemarin (12/5).

MATARAM – Gerbong mutasi kembali bergerak di Polda NTB. Kemarin (12/5) Kapolda NTB Brigjen Pol Umar SeptonoA� melantik sejumlah perwira yang terkena mutasi. Antara lainA� Kepala Biro Operasi (Karo Ops) A�Karo SDM, Direktur Sabhara, Direktur A�Binmas, Dir Lalu Lintas, Dirreskrimsus, Dirreskrimum, Dirpolair, Kasat Brimob, Kapolres Kabupaten Sumbawa Barat dan Kapolres Dompu.

Jabatan Karoops kini diisi Kombes Pol Dewa Putu Maningka Jaya. Sementara Karo SDM ditempati Kombes pol Mardiyono menggantikan Kombes Pol Ruslan Aspan.

Sementara itu, Dirsabhara diisi Kombes Pol Harries Budiharto menggantikan Kombes pol A�I Made Ardana. Dirbinmas yang sebelumnya diduduki Kombes Pol Suwarto, kini diisi oleh AKBP Hasto Rahardjo. A�Sedangkan Dirlantas yang dahulunya dipegang oleh Kombes Pol Edi Ciptiantokini dijabat Kombes Pol Budi Indra Dermawan.

Adapun AKBP Anom Wibowo yang dahulunya menduduki jabatan DirreskrimumA� kini menjabat sebagai Dirreskrimsus menggantikan Kombes Pol Prasetidjo Utomo. Dan jabatan Dirreskrimum diisi oleh AKBP M. Suryo Saputro.

Selain itu A�Dirpolair Kombespol Gatot Wahyudi kini digantikan oleh mantan Dirpolair Aceh AKBP Edwin Rachmat Adi Kusumo. A�Adapun Kasat Sabhara diisi AKBP Taufiq Hidayat menggantikan Kombes Pol Firly Ruspang Samosir.

Tak hanya pejabat internal Polda NTB saja yang berganti. Kapolres Dompu kini diduduki oleh mantan kasubdit IV Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Jon Wesly Arianto menggantikan AKBP Brury Soekotjo Adhyaksa Putro.A� Sementara Kapolres KSB yang dipimpin AKBP Teddy Suhendyawan Syarif.

a�?Yang menjadi atensi pejabat baru, harus selesaikan tunggakan kasus,a�? tegas Kapolda kepada anak buahnya.

Khusus untuk korupsi lanjutnya, polda NTB masih memiliki 26 tunggakan kasus yang harus diselesaikan. Dari seluruh kasus tersebut baru enam kasus yang hampir dilimpahkan (P21).

a�?Kita masih punya 20 kasus yang masih mengendap,a�? ujarnya.

Selain itu, masih banyak pekerjaan kedepan yang cukup berat. Diantaranya, gangguan ketertiban masyarakat. Sehingga mengakibatkan perkelahian antar kelompok.

a�?Kita masih antisipasi keributan yang berada di wilayah kabupaten dan kota,a�? ujarnya. (arl/r3)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost