Lombok Post
Headline Tokoh

Unram Sukses Gelar Debat Konstitusi Regional

SANG JUARA: Para pemenang Kompetisi Debat Konstitusi Tingkat Regional Timur Tahun 2016. Juara I dari Universitas Muhammadiyah Malang, Juara II Universitas Gorontalo dan Juara III Universitas Hasanuddin.

MATARAM – Fakultas Hukum Universitas Mataram memang memiliki kredibilitas yang patut dibanggakan. Kampus yang terakreditasi A ini sukses menjadi tuan rumah Kompetisi Debat Konstitusi Tahun 2016 se-Indonesia regional timur, bekerja sama dengan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Event ini digelar sepanjang 10-12 Mei 2016 di Auditorium Universitas Mataram.

Sebanyak 96 peserta termasuk dosen pembimbing dari 24 perguruan tinggi negeri dan swasta regional timur mengikuti kompetisi ini. Daerah yang meliputi regional timur antara lain Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Satu tim dari masing-masing universitas terdiri dari tiga mahasiswa dan satu orang dosen pembimbing.

Untuk mengikuti kompetisi ini, tim haruslah lulus tahap eliminasi dengan mengirimkan karya tulis. Barulah mereka bisa mewakili universitas masing-masing.

Juri-juri kompetisi ini juga merupakan kalangan professional di bidangnya.

Sebut saja Prof Dr Saldi Isra SH MPA dari Universitas Andalas Padang, Dr Zainal Arifin Mochtar SH LLM dari Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada, Dr Tundjung Herning Sitabuana SH CN MHum dari Universitas Tarumanegara, dan sembilan orang juri lainnya.

Kompetisi yang berlangsung pun sangat seru dan alot. Tiap tim dibagi menjadi tim pro dan tim kontra. Mereka harus memaparkan tema yang telah ditentukan. Tentunya pemaparan mereka harus berasal dari landasan teori yang valid.

Hingga akhirnya keluarlah Universitas Muhammadiyah Malang sebagai Juara I, Universitas Gorontalo sebagai Juara II, dan Universitas Hasanudin sebagai Juara III. Sedangkan Universitas Airlangga harus berpuas diri masuk empat besar.

Para pemanang akan mengikuti tahap seleksi tingkat nasional pada tanggal 31 Mei hingga 3 Juni 2016 di Cisarua, Bogor.

Dekan Fakultas Hukum Unram Prof H Lalu Husni mengatakan, kompetisi debat tersebut memiliki tujuan memupuk kesadaran konstitusi pada mahasiswa.

a�?Kegiatan ini juga menjadi bentuk sosialisasi perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indoesia tahun 1945. Mahasiswa juga paham akan masalah-masalah pancasila dan konstitusi,a�? ujar pria kelahiran Marong, 31 Desember 1962 ini.

Husni juga menambahkan jika kegiatan ini bisa mengembangkan budaya perbedaan dan berpendapat secara konstruktif dalam memahami dan mengimplementasi perubahan Undang-Undang Dasar 1945. a�?Selain itu argumentasi yang mahasiswa berikan haruslah logis, berdasarkan teoritis, yuridis, dan fakta,a�? tambah dia.

Selain kompetisi debat, acara ini dirangkai dengan Seminar Nasional bertemakan Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak (Evaluasi Tahun 2015 dan Proyeksi Tahun 2017). (atr/r10)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost