Lombok Post
Metropolis

Dari Dunia Maya Jadi Pemandu Wisata

BOK RICKO
MUNCAK: Ricko Rullyarto, mahasiswa Unram saat berada di puncak Gunung Rinjani.

Berhasil membuat aplikasi wisata tak lantas membuatnya puas. Ricko Rullyarto juga berkreasi di bidang lain. Seperti membuat aplikasi android hingga situs wisata. A�

***

APLIKASIA�wisata digital a�?Lombok In Handa�? seperti pelecut untuk terus berkreasi. Segudang ide kreatif kini menumpuk di kepala Ricko. Perlahan namun pasti. Satu per satu mulai diwujudkannya.

a�?Aplikasi Lombok In Hand belum apa-apa,a�? katanya merendah.

Ia mengakui masih banyak kekurangan yang harus disempurnakan. Termasuk menambah lokasi wisata di dalam aplikasi. Bersama beberapa rekan, ia akan terus meng-update. Selain Lombok In Hand, Ricko juga punya aplikasi lain seperti book of coocking. Aplikasi ini bisa menjadi panduan bagi mereka yang suka memasak. Dengan aplikasi ini, setiap orang dipandu mulai dari resep, menyiapkan bahan masakan, memasak, menakar bahan masakan, hingga menyajikan masakan. Misalnya ketika ingin memasak fizza, pelecing kangkung, minuman dan sebagainya.

a�?Di sana sudah ada cek list bahan-bahan masakan yang harus dibeli, ketika ada yang kurang pasti akan ketahuan,a�? katanya.

Berbeda dengan situs masakan onlie, aplikasi ini bisa berperan seperti personal asisten. Misalnya saat ke pasar mau beli kangkung, prosinya berapa, bumbu-bumbunya apa, kalau ada yang kurang pasti akan ketahuan.

a�?Tapi masih dalam Bahasa Inggris, sebab targetnya di luar negeri,a�? ujarnya.

Selain itu, ia juga menggarap website wisata lombokjouney.com. Awalya situs ini hanya informasi wisata, tapi dalam perjalannya banyak pembaca yang menanyakan akomodasi, biaya dan sebagainya. Karena lelah menjawab pertanyaan pembaca, akhirnya ia buatkan paket-paket perjalanan, biaya dan akomodasi yang dibutuhkan.

Tidak cukup sampai di situ, ia juga akhirnya turun menjadi pemandu wisata bagi para pelancong yang ingin menikmati pesona Lombok. Seperti ke Gunung Rinjani. Ia membuatkan paket perjalanan, dan siap menjadi pemandu. Berbeda dengan pemadu lainnya. Ricko dan teman-temannya juga menyediakan jasa dokumentasi.

Pelancong dibuatkan foto dan dibuatkan video dokumen perjalanan. Sehingga wisatawan memiliki dokumen perjalanannya mengunjungi tempat-tempat wisata di Lombok. Video itu, kemudian diunggah ke Youtube. Dengan demikian, setiap saat pelancong bisa menyaksikan dirinya saat naik ke Gunung Rinjani.

Baginya, apa yang dilakukan saat ini adalah bentuk sumbangan ide dan kerja kreatif untuk mengembangkan dunia pariwisata di NTB. Meski tanpa dukungan dari pemerintah, namun ia bisa tetap berkreasi untuk terus mempromosikan wisata Lombok.

a�?Saya juga mengajak adik tingkat kuliah untuk ikut belajar mengisi website,a�? ujarnya.

Ricko tidak sendiri. Kreatifitas anak muda dalam mempromosikan pariwisata cukup banyak. Baik dengan membuat situs online, media sosial, komunitas traveling dan sebagainya. Bagi Ricko, anak muda NTB tidak kalah kreatif di banding daerah lain. Tanpa bantuan dari siapapun mereka bergerak sendiri, dan hasilnya lumayan mengesankan. (Sirtupillaili/Mataram/r4)

 

Berita Lainnya

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost