Lombok Post
Headline Selong

Jaringan Irigrasi Lotim Buruk

PERTANIAN
TERALIRI: Lahan sawah di Desa Danger, Masbagik, Lombok Timur yang tetap mendapat air karena jaringan yang baik.

SELONG – Dinas Pertanian Peternakan Lombok Timur (Distannak Lotim) mengakui kondisi jaringan irigasi tersier daerah ini dalam kondisi buruk. Bahkan data menunjukkan lebih dari 50 persen jaringan yang ada belum sesuai harapan.

a�?Itu memang benar kondisi di lapangan,a�? kata Kepala Distannak Lotim Zaini, kemarin (13/5).

Dikatakan sebagian besar jaringan masih berupa jaringan alami dengan dasar tanah dan pembatas juga tanah. Akibatnya pada jaringan tersebut, kelancaran air tak terlalu baik. Air sampai ke sawah-sawah petani lebih lama dan sebagian meresap ke tanah sehingga debit yang diperoleh juga berkurang. a�?Mengatasinya harus pakai sumber pendanaan apapun yang ada,a�? katanya.

Mulai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Tugas Pembantuan (TP) hingga Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari pusat. Untuk tahun ini dijelaskan sudah ada sejumlah rencana kerja yang disiapkan. Misalnya saja dari TP yang disiapkan untuk total 200 hektare lahan sawah. Tak kurang dari 57 kelompok tani akan menikmati perbaikan jaringan tersebut. Hanya saja jumlah itu masih sangat sedikit jika dibandingkan total kelompok tani yang mencapai 2.345 kelompok. a�?Semua harus diperhatikan, karena sama-sama butuh,a�? sambungnya.

Kondisi jaringan tersier yang buruk ini ditengarai menjadi salah satu penyebab banyaknya lahan yang mengalami kekeringan bahkan gagal panen. Selain karena debit air yang memang menurun, kemantapan jaringan juga berpengaruh. Hal itu juga ditegaskan sebelumnya oleh Dinas PU Lotim melalui Kabid Pengairan Nurul Saadah. a�?Percuma jaringan yang kami kelola baik, kalau milik pertanian tidak baik,a�? katanya.

PU lanjut wanita berjilbab tersebut memiliki tugas pada jaringan primer dan sekunder yang lebih besar. Namun untuk mencapai sawah-sawah, jaringan tertier menjadi kuncinya. a�? Jangan kami dipojokkan terus, air tak sampai karena menguap di tertier,a�? kritiknya. (yuk/r3)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost