Lombok Post
Metropolis

Bumikan Alquran, Sasar Pelosok

PEDULI SESAMA: Ketua KTT Lombok Dedet Zeltahauzzalam saat menyerahkan bantuan Alquran kepada masyarakat di Lombok Tengah

Degradasi moral yang terjadi pada bangsa ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Untuk itulah hadir berbagai komunitas sosial yang peduli pada kondisi masyarakat. Salah satunya Komunitas Turun Tangan (KTT) Lombok.

A�***

Seiring perkembangan zaman, karakter dan perilaku manusia mulai berubah. Baik secara moral, akhlak hingga tingkah laku. Di zaman seperti saat ini, orang lebih cenderung memikirkan nasibnya sendiri tanpa memikirkan nasib sesamanya. Kondisi yang seperti ini membuat sejumlah remaja dan beberapa warga terketuk hatinya untuk ambil bagian. Mereka tidak ingin arus zaman membuat rasa kemanusiaan dalam jiwa manusia terkikis.

“Ini adalah organisasi untuk membantu masyarakat Lombok yang kurang beruntung. Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan maupun pemberdayaan,” kata Dedet Zeltahauzzalam, Ketua KTT Lombok.

Dedet menjelaskan, komunitas ini dihuni mereka yang terpanggil untuk berbuat kepada sesama. Mulai dari kalangan mahasiswa, pelajar hingga mereka yang sudah bekerja. Anggota komunitas ini berasal dari seluruh wilayah Pulau Lombok hingga mahasiswa Lombok yang kini menempuh studi di perguruan tinggi luar daerah.

Salah satu program KTT Lombok yakni Gerakan 1000 alquran. Ini merupakan salah satu program KTT Lombok untuk menyambut Bulan Ramadan.

“Gerakan ini kami hajatkan untuk memperlancar atau mempermudah pelaksanaan kegiatan-kegiatan ibadah di daerah pelosok yang masih minim sarana dan prasarana, khususnya Alquran,” lanjut Dedet yang merupakan pegawai Humas dan Protokol Setda Kota Mataram ini.

Gerakan 1000 Alquran diyakini merupakan gerakan yg biasa-biasa tetapi memiliki nilai luar biasa. “Luar biasa jika Alquran yang kami bagi ini dibaca dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga hasilnya akan mampu mengubah wajah daerah dan perilaku masyarakat,” imbuhnya.

Dedet menambahkan, zona gerakan 1000 Alquran ini mencakup 12 kecamatan di empat kabupaten di Pulau Lombok. Salah satunya di pedalaman Praya Barat yang telah dilaksanakan 15 Mei kemarin.

“Kemudian kami lanjutkan ke beberapa masjid di Kecamatan Pujut, Praya Timur, Jerowaru, Sambelia, Sembalun, Bayan, Kayangan, Gangga, Gunung Sari, Narmada hingga Sekotong,” ungkapnya.

Penyaluran akan dilaksanakan kurang lebih selama sebulan hingga 15 Juni mendatang. Khusus untuk Dusun Tampah Lombok Tengah, selain Alquran, juga dibagikan iqra, sembako dan alat tulis.

Kepala BPD Desa Mekar Sari Praya Barat Murdip menyambut baik gerakan 1000 Alquran yang dilaksanakan KTT Lombok kemarin. “Kami mengucapkan terima kasih karena desa kami dipilih menjadi tempat untuk mengawalinya. Kami berharap semakin banyak anak muda yang bergerak seperti ini”, kata Murdip.

Dalam penyaluran bantuan tersebut, warga beramai-ramai menyambut rombongan KTT Lombok. Mulai dari anak-anak hingga orang tua. Anak-anak khususnya paling antusias ketika dibagikan Alquran dan iqra.

Gerakan ini memang diharapkan Dedet bisa menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesamanya. Dengan demikian diyakini akan membantu masyarakat mempertahankan diri sambil terus maju tanpa terpengaruh budaya negatif bangsa asing. Masyarakat bisa menyalurkan donasi melalui KTT Lombok. Semua jenis donasi akan diterima KTT Lombok untuk kemudian disalurkan.

“Kami berkomitmen untuk terus membantu masyarakat yang membutuhkan di Lombok. Kami semua dan kita semua bisa membantu mereka,” lanjut alumni IPDN ini.

Melalui KTT Lombok, Dedet mengaku bisa mendapatkan pengalaman yang berharga. Bisa bertemu dan menyapa masyarakat Lombok. Hingga menambah teman baru yang sama-sama peduli terhadap kondisi sosial masyarakat. (HAMDANI WATHONI/r4)

Berita Lainnya

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost

Ayo, Keruk Sungai Ancar!

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Harus Nabung Stok Sabar

Redaksi LombokPost

Pol PP Mengeluh Lagi

Redaksi LombokPost

Evi: Kasihan Pak Sudenom

Redaksi LombokPost

Yang Lolos TKD Jangan Senang Dulu!

Redaksi LombokPost

Sekolah Sesak, ABK Terdesak

Redaksi LombokPost

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost