Lombok Post
Metropolis

Running Text Error, Buat Apa?

KERAP ERROR : Running text traffic light yang terpasang di sejumlah persimpangan jalan Kota Mataram, kerap error. Seperti yang terlihat di simpang empat Dasan Cermen

MATARAM a�� Beberapa traffic light yang dipasang di sejumlah ruas jalan, Kota Mataram dilengkapi dengan running text. Memang terlihat cakep dan medern. Namun sayang, ada beberapa yang tidak berfungsi maksimal.

Kabarnya, running text yang satu paket dengan traffic light itu, merupakan reward atas prestasi Kota Mataram mewujudkan kertiban berlalu-lintas atau Wahana Tata Nugraha (WTN).

a�?Oh ya di mana (yang rusak)?a�? tanya Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Mataram H Khalid, saat dikonfirmasi koran ini.

Penghargaan WTN untuk Kota Mataram, diapreasiasi dengan hadiah Rp 5,6 miliar. Oleh Balai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Sungai, Danau dan Penyeberangan (BLLAJSDP) Denpasar, lalu dikonversi menjadi paket traffic light, running text dan CCTV. Tapi baru empat bulan terpasang, running textnya, kerap error.

a�?Ndaklah, itu kan dari Balai Lalu Lintas Denpasar,a�? kilahnya.

Paket traffic light yang dilengkapi running text dan CCTV itu memang dirancang modern. Namun sampai saat ini belum diintegrasikan dengan area traffic control system (ATCS).

Kabid LLAJ Dishubkominfo Kota Mataram, Mahfudin Nur menjelaskan, traffic light yang dilengkapi running text dan CCTV itu adalah satu kesatuan yang utuh. Nantinya jika dintegrasikan dengan sistem ATCS baik lampu, running text dan CCTV-nya bisa dikontrol melalui satu tempat. Keberadaan rambu-rambu paket lengkap ini sekaligus, menjawab pertumbuhan jumlah kendaraan yang terus meningkat dalam tiap tahun.

a�?Jika kita sudah punya ATCS, kita bisa kendalikan lampu (traffic light), running text (mengganti peringatan tertulis), dan CCTV, di berbagai titik Kota Mataram, hanya melalui Kantor Dishubkominfo,a�? ulasnya.

Sehingga ke depan, memudahkan kerja kepolisian dan Dishubkominfo, mengatur jalan, terutama di puncak-pucak kemacetan. a�?Misal saat ada tamu penting, seperti sekelas menteri apalagi presiden, harus jalan cepat, bisa diatur melalui sistem ATCS. Supaya traffic light yang dilalui, jadi hijau, dan running textnya bisa beri keterangan tertulis ada tamu penting yang melintasa�?, tandasnya. (cr-zad/r4)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost