Lombok Post
Headline Sumbawa

Tersangka Embung Sebewe Diperiksa

Ilustrasi

SUMBAWA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa memeriksa tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Embung Sebewe. Tersangka terakhir yang diperiksa yakni pelaksana kegiatan Slamet Mujiono.

Tersangka yang juga Kuasa Direktur CV Ngadek Jaya ini menjalani pemeriksaan, kemarin (19/5). a�?Tadi (kemarin) kami tuntaskan pemeriksaan tersangka. Yang kami periksa tersangka Slamet Mujiono,a�? ungkap Kasipidsus Kejari Sumbawa Anak Agung Raka PD, kemarin.

Tersangka diperiksa terkait kapasitasnya selaku pelaksana kegiatan. Tersangka juga diperiksa seputar pengerjaan proyek yang diduga merugikan negara.

Raka mengungkapkan, setelah memeriksa tersangka, pihaknya menemukan perkembangan baru. Namun, pihaknya belum bisa menyampaikan perkembangan tersebut.

a�?Karena sudah masuk materi penyidikan,a�? tegasnya.

Mengenai adanya tersangka baru, ungkap dia, kemungkinan selalu ada. Tentunya hal ini baru dapat diketahui setelah dilakukan ekspose.

a�?Kita gelar perkara dulu, baru bisa menyimpulkan,a�? kata dia.

Menurut Raka, setelah memeriksa tersangka, masih ada sejumlah pihak lagi yang akan dipanggil. Yakni dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan tim ahli dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

a�?Sebenarnya pemeriksaan tim BPKP sudah selesai minggu lalu,a�? akunya.

Agenda pemeriksaan ahli itu ditunda, sambung dia, karena pihaknya ada kegiatan di Kejati NTB. a�?Rencananya minggu depan PPK dan tim ahli BPKP akan kami mintai keterangannya,a�? imbuh Raka.

Selain itu, pihaknya juga sudah turun ke lokasi guna mengecek kondisi bendungan. Hasilnya, bendungan masih ada, tapi kondisinya rusak dan tidak dimanfaatkan. Mengingat aliran sungai sudah dipindahkan ke lokasi lain.

a�?Setelah semuanya sudah rampung, pihaknya akan melakukan ekspos untuk menentukan langkah selanjutnya,a�? tegas Raka.

Diketahui, Kejari Sumbawa telah menetapkan tiga orang tersangka kasus dugaan penyimpangan pembangunan Bendung Sebewe, Kecamatan Moyo Utara. Yakni Pengawas Lapangan M Saleh, Kuasa Direktur dan Pelaksana CV Ngadek Jaya Slamet Mujiono, dan Direktur CV Ngadek Jaya Lalu Makbul. Kejaksaan juga sudah mengantongi hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP. Kerugian negara akibat proyek itu sekitar Rp 1,6 miliar.

Embung Sebewe ini dibangun pada 2009 lalu menggunakan anggaran APBD Sumbawa. Belum berumur sebulan, embung itu sudah jebol akibat diterjang banjir. (run/r1)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost