Lombok Post
Selong

FBR Kembali Serang Dewan Lotim

frb
INI BUKTINYA: Ketua FRB Lombok Timur Eko Rahadi menunjukkan temuan lapangannya terkait dugaan penyimpangan penyaluran dana aspirasi oknum anggota DPRD Lombok Timur.

SELONG – Forum Rakyat Bersatu (FRB) Lombok Timur (Lotim) kembali melemparkan trudingan pada sejumlah anggota DPRD Lombok Timur (Lotim). Ini terkait dugaan penyimpangan dalam penyaluran dana aspirasi. Yakni dugaan bantuan yang ditujukan untuk keluarga dan orang-orang terdekat dewan.

a�?Ajukan bantuan yang penerimanya keluarga sendiri,a�? kata Ketua FRB Lotim Eko Rahadi menjelaskan salah satu pola kecurangan.

Salah satu tudingan FRB mengarah pada Samsul Rizal, anggota DPRD Lotim dari Fraksi Nasdem. Ia, mengaku menemukan sejumlah bantuan ternak kambing yang diberikan untuk anggota keluarganya. Menurutnya keluarga disuruh membuat kelompok, lantas mengajukan dan merekomendasikan kelompok tersebut menerima dana aspirasi darinya.

a�?Ada 36 kambing,a�? ketusnya.

Menurutnya hal ini tak hanya dilakukan satu anggota dewan saja. Menurutnya tahun 2015 lalu sedikitnya 26 anggota dewan yang ia duga menjalankan pola pembagian dana aspirasi serupa. Itulah yang kini sedang diinvestigasi pihaknya, sebelum akhirnya kembali melakukan pelaporan. a�?Ini bentuk kontrol kami, kalau diam saja justru kami keliru,a�? katanya.

Dihubungi terpisah, Anggota DPRD Lotim Fraksi Nasdem Samsul Rizal membantah seluruh tudingan yang dialamatkan padanya. a�?Tak ada itu, tak benar,a�? tegasnya.

Menurutnya seluruh bantuannya sudah disalurkan sesuai mekanisme yang ditentukan pada kelompok di Mbung Tiang, Sakra. Dia mengatakan siap diperiksa terkait itu. Karena merasa tak menyimpang, Rizal menegaskan laporan terhadap dirinya tidak akan membuahkan berbuah. Sebaliknya, ia meminta FRB bersiap jika nantinya apa yang mereka tuduhkan tidak terbukti.

a�?Dia harus hati-hati ketika itu tak terbukti,a�? sambungnya.

Ia merasa seluruh tahapan lanjutnya sudah sesuai. Terlebih apa yang disalurkan sudah terverifikasi dan dilakukan Dinas Pertanian dan Peternakan selaku pemegang otoritas. a�?Ada tahapan yang sudah dilalui,a�? katanya. (yuk/r3)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost