Lombok Post
Sumbawa

Gara-Gara Ternak, Horti Park Gagal

Sumbawanto
Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan, Perkebunan dan Pertanian (Dishutbuntan) KSB, Ir Sumbawanto

TALIWANG – Pembangunan kawasan horti park di komplek Kemutar Telu Center (KTC) dipastikan gagal. Penyebabnya, kawasan yang menjadi komplek pemerintahan ini masih dijadikan lokasi pengembalaan hewan ternak.

Gagalnya pembangunan kawasan horti park ini diakui sendiri Dinas Kehutanan Perkebunan dan Pertanian (Dihutbuntan). Padahal sebelumnya, mereka sudah merencanakan pembangunan horti park seluas 10 hektar.

Kepala Dinas HutbuntanA� IGB Sumbawanto menjelaskan, tahun 2015 lalu dinas telah membangun sarana dan prasarana penunjang horti park. a�?Kita sudah bangun delapan unit sumur bor. Pembangunan sumur bor tersebut bersumber dari APBD NTB,a�? katanya, kemarin (20/5).

Tapi dengan kondisi teknis saat ini, pihaknya memutuskan tidak melanjutkan program tersebut. Sebenarnya, kata dia, komplek KTC sangat berpotensi untuk dijadikan kawasan horti park. Karena tekstur tanahnya dan jaringan irigasi sangat mendukung.

a�?Kalau berbicara soal potensi, KTC sangat bagus. Tapi itu tadi (dijadikan pengembalaan ternak), karena berbagai kendala tidak bisa dilanjutkan,a��a�� sesalnya.

Pengembangan horti park, awalnya diproyeksi sebagai pusat kajian tanaman hortikultura di Provinsi NTB. Sekaligus upaya pemerintahA�A�mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan.

a�?Pemerintah ingin membangkitkan semangat masyarakat mengelola dan memanfaatkan lahan pekarangan,a��a�� tambahnya. (is/r1)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya