Lombok Post
Pendidikan

Guru PAI Harus Mengikuti Zaman

BERIKAN MOTIVASI: Kabag TU Kanwil Kemenag NTB H Sirojuddin didampingi Ketua Panitia workshop guru PAI Hj Ika Mursilawati memberikan motivasi pada guru PAI untuk lebih berperan di sekolah, Kamis (19/5).

MATARAM – Perkembangan zaman berjalan begitu pesat. Akses informasi teknologi pun semakin canggih. Guru pendidikan agama islam (PAI) harus sanggup mengikuti perkembangan zaman.

a�?Sekarang ini anak bisa akses apapun dari kamar. Internet itu begitu mudah,a�? kata Kabag TU Kanwil Kemenang NTB H Sirojuddin di Mataram Square, Kamis (19/5).

Dijelaskan, perkembangan tersebut yang membuat Kanwil Kemenag NTB menggelar workshop bagi seluruh guru PAI seluruh NTB. Salah satu langkah mengingatkan guru PAI supaya sanggup mengikuti tantangan zaman.

a�?Internet itu tidak selalu positif, ada juga negatifnya. Malah kebanyakan anak sekarang mengarahkan pada hal negatif,a�? bebernya.

Sirojuddin mengingatkan, dengan mengikuti workshop guru PAI bisa semakin profesional. Keihlasan guru dalam mendidik perlu mendapat perhatian.

a�?Ini akan menghasilkan lulusan yang baik. Semua dimulai dari niat tulus dan ikhlas,a�? ucapnya.

Lebih lanjut, para guru PAI diingatkan memiliki inisiatif untuk anak didik. Selain itu lebih kreatif mengembangkan pembelajaran. Bila dipoles dengan baik, akan menghasilkan peserta didik yang baik pula.

a�?Saya ingat anak rohis yang baru berprestasi nasional kemarin. Dari sekolah umum tapi prilakunya begitu santri, sangat luar biasa,a�? bebernya.

a�?Apalagi saat perkemahan rohis nasional, perwakilan NTB meraih juara satu di empat kategori,a�? sambungnya.Ditambahkan, untuk itu perlu menggalakkan disiplin pada semua siswa. Supaya disiplin, guru harus memberi contoh.

a�?Guru harus bisa menciptakan suasana belajar yang baik,a�? kata Sirojuddin lagi.

Sementara itu, Ketua Panitia Workshop PAI Hj Ika Mursilawati mengatakan, pelatihan digelar untuk menganalisis kemampuan guru dalam kegiatan belajar mengajar. Hadir 60 guru PAI SD-SMA dari seluruh kabupaten/kota di NTB. Workshop digelar 19-21 Mei.
a�?Total peserta 70 orang. Sepuluh lainnya berasal dari pengawas,a�? katanya.(feb/r11/*)

Berita Lainnya

Kasek Harus Memiliki Sertifikat Cakep Nasional

Redaksi LombokPost

500 Mahasiswa UNW Ikuti PERTAMA

Redaksi LombokPost

Jurusan Pertanian SMKN 7 Mataram Kurang Diminati

Redaksi LombokPost

KBM di Kota Mataram Mulai Normal

Redaksi LombokPost

Bantuan Kemendikbud Untuk Guru PNS Rp 1,5 Juta, Honor Rp 2 Juta

Redaksi Lombok Post

Bhayangkari Percantik Taman Baca di Pesisir Pantai

Redaksi LombokPost

Sintya, Siswi MAN 1 Mataram Juara Ajang KSM Bidang Fisika

Redaksi LombokPost

SMAN 10 Mataram Kekurangan Siswa

Redaksi LombokPost

Dua Siswa Lotim Masuk Tim Paskibraka Nasional

Redaksi LombokPost