Lombok Post
Metropolis

Investor Daging Banteng Lirik NTB

H Ridwansyah
H Ridwansyah

MATARAM a�� Investor asal Singapura melirik potensi peternakan di NTB. Perusahaan tersebut mengaku berminat mengembangkan peternakan dan pengolahan daging Banteng di Pulau Sumbawa. a�?Permintaan daging Banteng terbilang tinggi dan ada salah satu perusahaan asal Singapura yang berminat membuka industri pengolahan daging Banteng ini di Sumbawa,a�? kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BKPM-PT) NTB H Ridwansyah kepada Lombok Post.

Perusahaan tersebut akan melakukan presentasi lebih lanjut terkait minat investasinya itu, termasuk akan melakukan survei mengenai lokasi yang diminati. a�?Kalau ini terealisasi, kita mengarahkan industri pengolahan daging ini dibuka di Dompu,a�? lanjut Ridwansyah.

Ridwan juga belum mengetahui besaran rencana investasi tersebut. a�?Nanti kita akan dalami dulu mekanisme investasinya seperti apa. Apa nanti pengolahan daging Bantengnya saja yang di sini atau mereka juga akan mengembangkan peternakan banteng di sini,a�? imbuhnya.

Menurutnya, rencana investasi pengolahan daging Banteng ini merupakan angin segar bagi NTB. Terlebih di tengah mimpi daerah ini untuk mengembangkan industri makanan halal. a�?Ini mendukung rantai makanan halal kita,a�? kata Ridwan.

Tidak hanya rencana membuka industri pengolahan daging. Perusahaan yang sama juga menaruh minat mengembangkan industri roti. Produksinya nanti bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan hotel di NTB.A�A� a�?Selama ini kan hotel-hotel di sini memenuhi kebutuhannya dengan mendatangkan roti dari luar daerah,a�? kata Ridwan.

Menurutnya, pangsa pasar roti di NTB terus bertambah seiring bertumbuhnya jumlah hotel dan restoran. Dalam sehari, ia mengestimasi, kebutuhan roti di NTB untuk konsumsi sekitar 140 ribu orang wisatwan. Sementara, setiap orang diasumsikan mengkonsumsi seperempat kilogram dalam sehari. a�?Jadi bisa dibayangkan, pangsa pasar untuk industri roti ini sangat besar,a�? lanjutnya.

Sehingga, ia mendukung niatan investor tersebut untuk membuka industri roti di NTB. Berbagai rencana investasi itu, tentu saja diharapkan, tidak sekadar wacana belaka, melainkan betul-betul terealisasi. Investasi itu diyakini bisa memberikan multiplayer effect bagi masyarakat NTB dan sektor lainnya. (uki/r9)

Berita Lainnya

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost

SPSI Usul UMK Rp 2,13 Juta

Redaksi LombokPost

Rumah Belum Jadi, Tenda Kemasukan Air

Redaksi LombokPost

Pasca Gempa, BPS Belum Keluarkan Data Kemiskinan

Redaksi LombokPost

Kalau Lagi Mood, Lima Jam Bisa Selesai

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Longsor!

Redaksi LombokPost

Taksi Online Jangan Parkir Sembarangan!

Redaksi LombokPost

Bantuan Jadup Urung Disalurkan

Redaksi LombokPost