Lombok Post
Sumbawa

Polisi Gagalkan Penyelundupan Bibit Lobster

AKP Tri Prasetiyo
AKP Tri Prasetiyo

SUMBAWA-Polres Sumbawa berhasil menggagalkan penyelundupan bibit lobster ke Pulau Lombok, Jumat (20/5) malam. Bibit lobster itu diselundupkan dari Kecamatan Labangka menggunakan bus jurusan Labangka-Lombok.

Penyelundupan lobster ini berawal dari informasi masyarakat. Polisi menerima laporan ada pengiriman lobster dari Labangka ke Pulau Lombok yang sudah lama berlangsung.

Tim buser langsung bergerak menyelidiki kebenaran informasi tersebut. Kemudian, mencegat bus yang dicurigai mengangkut bibit lobster di Jalan By Pass Lingkar Selatan Kota Sumbawa.

Saat bus digeledah ternyata ada kardus besar yang di dalamnya terdapat 12 kantong plastik besar berisi bibit lobster. Kasatreskrim Polres Sumbawa AKP Tri Prasetiyo mengatakan, pihaknya telah mengamankan sopir bus Hr (inisial) yang mengangkut ribuan bibit lobster tersebut. Sementara, pemiliki lobster masih diselidiki.

a�?Berdasarkan keterangan sopir bus, bibit lobster tersebut hendak dikirim ke Praya, Lombok Tengah,a�? katanya, Sabtu (21/5).

Menurut dia, pengiriman lobster baru bisa dilakukan jika dilengkapi SIUP. Saat bus tersebut dicegat, sopirnya tidak bisa menunjukkan SIUP untuk pengiriman bibit lobster tersebut.

a�?Saat ini bibit lobsternya disita sebagai barang bukti,a�? aku dia.

Tri menegaskan, menangkap, memperdagangkan, dan mengkonsumsi lobster dilarang. Pelarangan itu telah diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pelarangan Penangkapan dan Perdagangan Lobster, Kepiting, dan Rajungan.

Bagi para pelaku yang terbukti melakukannya, sambung dia, terancam hukuman tiga tahun penjara. a�?Ini tindak pidana dan ada sanksi yang dapat menjerat pelakunya,a�? tegas dia.

Sementara, sopir bus Hr mengaku, hanya diminta mengirim paket ke Praya. Setibanya di tempat tujuan akan ada yang menjemput paket tersebut.

a�?Saya dibayar sebesar Rp 100 ribu untuk mengirimkan bibit lobster itu,a�? aku dia.

Ia berdalih jika kiriman paket bibit lobster dilarang dan berdampak hukum. Hr mengaku sudah dua kali mengirim bibit lobster ini. Ia juga membeberkan jika penangkapan bibit lobster itu dilakukan secara bebas di Kecamatan Labangka.

a�?Bahkan ada yang melakukan penangkaran tanpa ada yang melarang,a�? pungkasnya. (run/r1)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya