Lombok Post
Tanjung

Beri Kartu Ucapan Selamat untuk Ibu Usai Melahirkan

BOKS
Program KB: Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar (kiri) memberikan kartu ucapan berwarna kepada salah seorang ibu yang melahirkan di RSUD Tanjung, Senin (23/5).

Pertumbuhan penduduk di Lombok Utara tercatat cukup tinggi. Untuk menekan pertumbuhan penduduk, Pemkab menggencarkan program Keluarga Berencana (KB).

***

RUANGA�nifas yang digunakan untuk perawatan ibu yang baru melahirkan di RSUD Tanjung tampak ramai, Senin (23/5). Selain ibu-ibu yang baru saja melahirkan, kepadatan di ruangan tersebut terjadi karena orang nomor satu di Gumi Tioq Tata Tunaq datang berkunjung.

Kedatangan Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar tersebut cukup unik. Dalam kesempatan tersebut Najmul tampak membagikan kartu ucapan selamat bagi ibu yang baru melahirkan dengan warna kuning dan merah. “Ini kita lakukan sebagai langkah mengampanyekan program Keluarga Berencana (KB),” ujar Najmul pada wartawan usai kegiatan.

Selain berisi ucapan selamat atas kelahiran, kartu itu juga memiliki makna yang tersirat sesuai warna. Kartu berwarna kuning diberikan kepada ibu yang melahirkan anak pertama. Kuning disimbolkan berhati-hati artinya masyarakat yang masih memiliki seorang anak bisa memiliki anak kembali tetapi harus berhati-hati. Berhati-hati maksudnya masyarakat juga diminta untuk mengikuti program KB.

Sedangkan kartu ucapan berwarna merah diberikan kepada ibu yang melahirkan anak ketiga atau lebih dari tiga. Warna merah disimbolkan berhenti, artinya masyarakat yang sudah memiliki anak lebih dari tiga diimbau untuk berhenti menambah anak lagi dan fokus membesarkan serta A�memberikan kasih sayang.

Bupati menegaskan, program kartu ucapan berwarna ini akan diterapkan di seluruh sarana kesehatan yang ada di Lombok Utara. Dokter dan bidan yang menangani persalinan juga dituntut harus memberikan penjelasan yang sejelas-jelasnya kepada pasien terkait maksud dari kartu-kartu tersebut agar masyarakat paham.

Pantauan koran ini, masyarakat yang mendapatkan kartu masih belum mengerti maksud pemberian kartu tersebut. Namun dokter yang ada di RSUD tampak telaten memberikan penjelasan kepada pasien hingga mengerti. Bahkan dari beberapa pasien yang melahirkan anak ketiga ternyata memang masih ada yang belum mengetahui program KB.

Sementara itu, Kepala BPM PP KB Pemdes Jayadi menyampaikan hal serupa. Kartu-kartu ucapan tersebut merupakan program menggencarkan KB. “Untuk masyarakat yang mendapatkan kartu merah diharap bisa memikirkan langkah agar menggunakan alat kontrasepsi. Ini upaya kita menggalakkan KB,” pungkasnya. (Pujo Nugroho/Tanjung /r9)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost