Lombok Post
Metropolis

Pilih Djaswad, Ahyar Cuekin Makmur

H Ahyar Abduh
H Ahyar Abduh

MATARAM – Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh membentuk panitia seleksi (Pansel) pemilihan Sekda. Lima nama anggota diajukan. Dari usur akademisi tiga orang yakni Dr Muazar Habibi, Prof Zainal Asikin dan Dr Iwan Harsono. SementaraA� dari unsur birokrat dua orang. Kepala BKD NTB M Suruji dan mantan Sekda Mataram 1998 H Djaswad.

a�?Saya baru menandatangani pansel untuk diajukan ke KASN,a�? kata Ahyar di ruangannya, Selasa (24/5).

Pansel yang dibentuk akan bertugas menjaring calon-calon Sekda Kota Mataram definitif. Menurutnya, nama-nama yang dipilih sudah sangar refresentatif. Unsur 65:45 sudah terpenuhi. Tiga dari luar birokrasi dan dua dari internal birokrasi. Semua anggota pansel sengaja diambil dari luar birokrat Kota Mataram. Tujuannya untuk menjaga independensi pansel.

a�?Tidak ada dari internal pemkot,a�? kata Ahyar.

Meski demikian, anggota pansel yang sudah diajukan tersebut belum tentu diterima. Sebab sebelum di SK-kan Pemkot Mataram harus meminta pertimbangan dan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Baru setelah itu SK boleh diterbitkan. Dalam hal ini, KASN bisa menolak nama-nama yang diajukanA� pemerintah.

a�?Kalau dia (KASN) tolak, kita usulkan lagi. Tapi ini menurut saya sangat representatif,a�? kata Ahyar.

Setelah mengajukan, Ahyar berharap KASN secepatnya memberikan jawaban. Juga ia meminta jajarannya berkonsultasi, apakah memungkinkan Sekda definitif dilantik sebelum enam bulan masa jabatan pertamanya.

Sebab kebutuhan akan Sekda definitif sangat mendesak. Kewenangan pelaksanak tugas sangat terbatas. Misalnya untuk anggaran tambahan. APBD Perubahan 2016 harus ditandatangani seorang sekda definitif.

Saat ditanya prediksi lamaran. Ahyar memperkirakan tidak akan banyak yang melamar. Sebab syarat-sayrat menjadi sekda cukup banyak. Pengalaman, kecakapan, kepangkatan dan sebagainya. Hanya mereka yang benar-benar siap yang akan maju.

a�?Itu padangan saya, kalau ditanya prediksi,a�? jelasnya.

Jika dalam proses penjaringan ini mentok. Dan situasinya seorang kepala daerah harus diambil kebijakan, maka ia tentu akan mengambil hak diskresi. Memilih diantara mereka yang diajukan tim pansel sebagai sekda. a�?Sepanjang tidak menyalahi aturan, saya akan bersikap,a�? jelasnya.

Sementara di tempat terpisah, Plt Sekda Effendi Eko Saswito menyambut baik terbentuknya tim pansel. Ia berharap semua berjalan lancar. Saat ditanya apakah akan mendaftar, Eko mengiyakan. a�?Insya Allah sy mendaftar,a�? tegasnya.(ili/r6)

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost