Lombok Post
Sumbawa

SKPD Diminta Tak Hambat Investasi

HW Musyafirin
HW Musyafirin

TALIWANG – Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW Musyafirin meminta seluruh kepala SKPD Pemda KSB meningkatkan koordinasi. Khususnya membantu menyelesaikan kendala investasi.

Permintaan itu disampaikan bupati saat memimpin rapat dengan seluruh SKPD, membahas pengelolaan kawasan Gili Balu, Kecamatan Poto Tano, kemarin (25/5).

a�?Bukan hanya untuk investasi PT Gili Balu, semua investasi yang masuk di KSB harus dipermudah perizinannya,a��a�� tegas Musyafirin di Kantor Bupati KSB, kemarin.

Menurut bupati, investasi yang masuk ke KSB tidak akan berjalan maksimal jika investor dipersulit. Baik itu menyangkut perizinan maupun status kawasan yang menjadi target investasi.

a�?Kalau ada kendala dan itu berasal dari pemerintah, harus segera dibantu. Cari solusi. Kalau kita biarkan berlarut-larut, pemerintah sendiri yang akan rugi,a��a�� katanya.

Sebagian besar investasi yang masuk ke KSB berasal dari perusahaan asing (PMA). Perusahaan-perusahaan asing ini, kata dia, sangat konsisten. Mereka tidak mau melanggar aturan.

a�?PMA itu sangat paham dengan aturan. Tidak heran, kalau mereka tidak beraktivitas, karena harus menyelesaikan dan menuntaskan izin dan lainnya,a��a�� ungkap dia.

Bupati menegaskan, selama ini persoalan yang dihadapi investor, terutama yang bergerak dibidang pariwisata yakni status kawasan. Seperti gugusan Gili Balu. Investasi tersebut masih terkendala IUPJL (Izin Usaha Pemanfaatan Jasa Lingkungan) yang belum disetujui pemerintah pusat.

a�?Itukan termasuk tugas dari pemerintah juga untuk menyelesaikan persoalan ini. Makanya harus segera dibantu, agar masalah ini selesai,a��a�� tegas mantan Sekda KSB ini.

Sebaliknya, kata dia, investor juga melakukan hal yang sama. berkoordinasi dan terus menyampaikan perkembangan investasi mereka kepada pemerintah.

a�?Apapun kendala investor itu harus disampaikan ke pemerintah. Kalau diurus sendiri, itu tentu akan memakan waktu,a��a�� katanya.

Selain kendala administrasi, menurut bupati, kendala lain yang perlu diperhatikan yakni pasokan listrik. Terkait persoalan ini, ia meminta investor melayangkan surat resmi ke pemerintah.

a�?Karena itu akan menjadi landasan kami menyelesaikan persoalan ini dengan pihak terkait,a��a�� janjinya. (far/r1)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya