Lombok Post
Giri Menang

Sumiatun Mundur dari Pencalonan?

PERSIAPAN LANTIK: Iskandar (kedua dari kiri) saat gladi bersih bersama Ketua DPRD Lobar Hj Sumiatun, di ruang sidang DPRD Lobar, Senin (2/5).

GIRI MENANG – Konstelasi politik wakil bupati Lombok Barat nampaknya akan berubah arah. Ketua DPRD Lombok Barat Hj Sumiatun yang sudah lama digadang-gadang menjadi calon kuat, diisukan mundur dari pencalonan Wabup Lobar.

Isu mundur ini pun bergaung di gedung dewan Giri Menang. Sejumlah anggota dewan Lobar nampak kasak kusuk membicarakan isu mundurnya Hj Sumiatun dari pencalonan Wabup Lobar.

Sebagian anggota dewan terlihat menyayangkan mundurnya Ketua DPD II Golkar Lobar. Apalagi kans untuk menjadi wakil bupati mendampingi Fauzan Khalid terbuka lebar. Pasalnya Sumiatun berasal dari Partai Golkar yang memiliki gerbong terbesar di Dewan Lobar.

Namun, tak sedikit pula anggota dewan memandang langkah mundur Ketua DPRD Lobar, sebagai keputusan politik yang cerdas. Mengingat posisi Ketua DPRD Lobar yang sangat strategis.

a�?Tentu itu langkah cerdas. Kalau jadi wakil bupati, tentu kurang bagus, apalagi sebentar lagi Pilkada Lobar di 2018,a�? kata salah seorang anggota dewan.

Sementara itu, Anggota DPRD lainnya, Ahmad Zainuri mengatakan gerakan Golkar secara kelembagaan terlihat lambat dalam merespon keinginan masyarakat Lobar. Alasanya, sejauh ini Golkar belum memutuskan siapa yang akan diutus untuk bertarung menjadi Wabup Lobar.

a�?Ini bukti ketidakseriusan. Tidak hanya Golkar, tapi seluruh partai pengusung, bahkan bupati juga. Sampai sekarang tidak ada yang membuka keran pendaftaran,a�? kata dia.

Karena itu, Zainuri melihat wajar bila Sumiatun akhirnya memilih mundur dari pencalonan. a�?Kalaupun tidak mundur, saya sarankan mundur dari pencalonan. Karena tidak ada komitmen dari partai politik pengusung,a�? tegasnya.

Terpisah, Wakil Ketua I DPRD Lobar Multazam mengaku belum mengetahui secara pasti kebenaran isu tersebut. a�?Kurang tahu kalau itu. Tunggu beliau (Hj Sumiatun) saja yang langsung menjelaskan,a�? ujarnya singkat.

Ketika koran ini mencoba mengkonfirmasi terkait kebenaran isu tersebut, Hj Sumiatun rupanya tidak berada di tempat. Pun saat dihubungi via telepon, tidak ada respon.

a�?Bu Ketua ndak masuk. Ada tetangga di Sekotong yang meninggal dunia, jadi beliau melayat ke sana,a�? kata staf Sekretariat DPRD Lobar.(dit/r6)

Berita Lainnya

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost

HUT SMAN 1 Gerung Meriah

Redaksi LombokPost

Pariwisata Senggigi Diyakini Pulih Lebih Cepat

Redaksi LombokPost

9.345 Orang Tertahan di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Bupati Bela PT Tripat

Redaksi LombokPost