Lombok Post
Headline Politika

Wagub Amin Dilirik Nasdem

MARKAS RESTORASI : Suasana di dagian Kantor DPW partai Nasdem di depan Musium Negri NTB.

MATARAMA� -A� Terdepak dari Partai Golkar, tak membuat Muhammad Amin merana. Pria yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur (Wagub) NTB ini mengaku tengah mendapat a�?rayuana�? dari beberapa partai politik (parpol).

a�?Ya, ada beberapa parpol yang pendekatana�? kata Amin, kemarin.

Salah satu parpol yang mendekatinya adalah Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Tak menutup kemungkinan dirinya akan segera bergabung dengan partai Surya Paloh itu.

a�?Yang jelas tidak hanya satu, tidak hanya dua (parpol) yang pendekatan. Ada beberapa,a�? kata Amin.

Namun, politisi kelahiran Sumbawa ini mengaku belum menentukan pilihan. Banyak yang masih menjadi pertimbangannya. Ia juga menampik informasi yang beredar bahwa dirinya telah ditunjuk sebagai Ketua DPW Nasdem NTB.

a�?Belum ada putusan, masih kita pertimbangkan dulu. Nanti kalau sudah ada putusan, pasti akan saya beritahu,a�? ujarnya.

Diketahui, keluarnya Amin dari Golkar berawal dari Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Sekretaris Jenderal Idrus Marham tertanggal 31 Maret mengeluarkan surat pemberhentian kepada Amin dari keanggotaan melalui surat keputusan Kep/98/OPP/Golkar/III/2016.A�Alasannya, tindakan Amin termasuk Umar Said (Ketua DPRD NTB) dianggap bisa merongrong kewibawaan Partai Golkar di NTB.

Amin mengaku, sebagai kepala daerah, dirinya tetap memerlukan kendaraan politik. Parpol juga akan mendukung kiprahnya dalam menjalankan tanggung jawab sebagai wagub.

a�?Kita tetap perlu kendaraan politik untuk memperlancar hajatan kita membangun daerah,a�? jelasnya.

Untuk itu, meski dirinya terdepak dari Golkar, ia membuka lebar kemungkinan untuk bergabung dengan parpol lain.

a�?Kalau sudah saya putuskan, pasti saya jelaskan ke media. Biar masyarakat juga paham langkah politik saya,a�? katanya.

TerpisahA� Sekretaris DPW Partai Nasdem H Efendi mengatakan Amin sudah bertemu Surya Paloh. Tapi, hingga saat ini belum ada keputusan final.

“Ya memang sedang dalam proses, nanti setelah pak Surya Paloh di Jakarta baru keputusan finalnya,” kata Efendi kepada Lombok Post kemarin.

Bagaimana dengan Kurtubi yang masih menjabat Ketua DPW Nasdem NTB? Efendi mengatakan sebagai wakil rakyat, Kurtubi harus lebih fokus pada tugasnya. Terlebih dia lebih banyak berada di Jakarta. “Posisi Pak Kurtubi memang sebagai Ketua DPW Nasdem NTB, tapi tentu membutuhkan waktu luang yang lebih fokus untuk menyelesaikan tugasnya sebagai anggota DPR RI,”papar dia.

Menurutnya, hanya Amin yang diketahui sedang mendekati Nasdem. Tidak ada nama H Umar Said atau bahkan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh. Meskipun dia membenarkan jika Nasdem sempat berhubungan “mesra” dengan pasangan Ahyar-Mohan saat Pilkada Kota Mataram 2015 lalu.

Dia menegaskan Partai Nasdem sangat terbuka dengan siapa saja dan kelompok mana saja yang ingin bergabung dengan partai yang mengusung gerakan restorasi itu. Dia juga tidak menampik rencana bergabungnya Wagub Amin ke Partai Nasdem merupakan bagian persiapan menghadapi pilkada 2018 di NTB.

“Ya namanya partai politik tentu punya keinginan yang melandasi perjuangannya,” papar dia.

Terpisah, Ketua DPRD NTB H Umar Said membantah jika dirinya disebut-sebut ikut mendekati Partai Nasdem. Menurutnya hingga saat ini belum pernah berkomunikasi dengan Partai Nasdem. “Isu dari mana itu, saya tidak pernah berkomunikasi dengan Partai Nasdem,” tegas Umar. (uki/tan/r5)

Berita Lainnya

HBK Dukung Program Zul-Rohmi

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost